Pakde Karwo Bersyukur Mengabdikan Diri di Jatim

Gubernur Jatim Beserta Istri Bersilaturahmi Dengan Pejabat dan Staf Di Kantor PemprovJatim.

Surabaya, Suaramedianasional.co.id – Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo menyampaikan rasa syukur bisa
mengabdikan diri di provinsi ujung timur Pulau Jawa kurang lebih 40 tahun. Baik
sebagai birokrat maupun saat memimpin Jatim menjadi seorang kepala daerah.
Rasa syukur tersebut disampaikannya saat menghadiri silaturahmi Gubernur
Jawa Timur beserta ibu Dra. Hj. Nina Soekarwo bersama Wakil Gubernur Jatim beserta
Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf dengan pejabat dan staf di lingkungan Pemprov Jatim di
BKD, BPSDM, Dishub, Disnaker, Disperindag, DPMD dan Diskominfo bertempat di
Lantai 8 Kantor Gubernur Jawa Timur Jl. Pahlawan 110 Surabaya, Selasa (22/1).
Dikatakannya, sebagai bentuk rasa syukur tersebut harus dibuktikan serta
diimplementasikan melalui kinerja secara baik, profesional dan bertanggung jawab.
"Saya bersyukur telah berada di lembaga ini selama 40 tahun, sejak menjadi staf
hingga jenjang karir sebagai Sekdaprov dan dipercaya oleh masyarakat Jatim menjadi
kepala daerah," ungkapnya.

Gubernur Jatim Beserta Istri Bersilaturahmi Dengan Pejabat dan Staf Di Kantor PemprovJatim

Dihadapan seluruh pimpinan OPD dan staf yang hadir, Pakde Karwo sapaan
akrabnya menyatakan, bahwa lembaga inilah tempat mengabdi. Maka, kepada semua
ASN untuk senantiasa memiliki rasa mencintai dan memajukan Prov. Jatim.
Ditambahkannya, sebagai abdi masyarakat dan bangsa, jika terdapat hal yang
kurang baik harus segera dibicarakan dan dimusyawarahkan agar Provinsi Jatim tetap
menjadi provinsi terbaik di Indonesia. “Saya kira ini perjalanan penting. Oleh sebab itu,
mari kita membantu dan melakukan perbuatan positif yang bisa memberikan kontribusi
positif bagi provinsi ini,” imbuhnya.
Pakde Karwo merasa bangga, karena Provinsi Jatim yang memiliki kultur
keterbukaan, yakni wilayah mataraman, arek, pedalungan hingga Madura ini sangat
maju dan berkembang. Dan kesemuanya itu bergandengan tangan secara damai.
“Beragam kultur inilah yang dinamakan sebagai Indonesia Mini,” tegasnya.
Masyarakat Jatim, menurutnya, memiliki produktifitas kerja dan semangat yang
sangat tinggi. Masyarakatnya juga terkenal memiliki kemauan untuk terus bekerja keras
dan mempunyai daya juang yang sangat besar.
Pada kesempatan itu, Pakde Karwo juga berpesan kepada Dinas Perhubungan
Prov. Jatim untuk terus membangun dan mengembangkan infrastruktur perhubungan
baik darat, laut maupun udara.
Keberadaan infrastruktur perhubungan tersebut jika mampu dikelola dengan baik
akan memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sehingga
harga barang dan jasa yang masuk ke Jatim menjadi lebih murah karena perencanaan
dan kesiapan infrastruktur perhubungan yang dimiliki.
Sementaran itu, kepada Disperindag Prov. Jatim, Pakde Karwo berpesan agar
mampu membantu pemerintah pusat dalam menangani permasalahan ekspor maupun
impor. Pakde Karwo tidak menginginkan kondisi impor lebih banyak dibandingkan
ekspor.
Sedang kepada Dinas Kominfo, Pakde Karwo berharap agar dinas tersebut
menjadi tempat mengkreasikan inovasi secara digital. "Saya membayangkan nantinya
pelayanan-pelayanan menggunakan digital dan mampu menghemat biaya yang
sebagian masih terserap 30 persen pada biaya operasional," tegasnya.
Kagumi Sosok Mas Karwo
Sementara itu, Ketua TP PKK Prov. Jatim, Dra. Hj. Nina Soekarwo yang juga istri
Gubernur Jatim itu menyampaikan rasa kekagumannya kepada sosok Gubernur Jatim
yang memiliki panggilan pribadi Mas Karwo tersebut.
Menurut Bude Karwo, sapaan akrabnya mengatakan, awal mula perkenalan dan
rasa ketertarikannya kepada sosok Mas Karwo yakni dapat sekaligus mampu berperan
sebagai guru, teman dan sahabat. Tak hanya itu, Mas Karwo merupakan sosok yang
cerdas karena memiliki keilmuan atau IQ yang pintar.
Kecerdasan Pakde Karwo, diakui Bude Karwo karena kebiasaan semenjak muda
yang rutin mengkonsumsi ikan wader yang dipercaya mampu meningkatkan
kecerdasan seseorang. "Mas Karwo adalah Forikan sejati karena semenjak muda

senang mengkonsumsi ikan wader yang memiliki kandungan sehingga IQ nya tinggi,"
terangnya.
Saat memberikan kesan, mewakili kepala OPD Kepala BKD Anom Surahno SH
M.Si mengatakan, kepemimpinan Pak Gubernur ibarat sebuah sumur yang tidak pernah
kering meskipun ditimba setiap hari. Ilmu yang diberikan kepada staf seakan tidak
pernah habis dari ide ide cemerlang Bapak Gubernur.
Dalam kenangnya, rasa kedekatan juga dirasakan olehnya. Pak Gubernur
mampu berperan menjadi seorang guru, sahabat maupun pimpinan. "Intinya Pak
Gubernur merupakan sosok yang multintalent. Kami memohon agar ilmu yang dimiliki
terus ditularkan kepada kami," pungkasnya.
Pada sesi kedua silaturahmi, kegiatan yang sama juga dilakukan bersama 11
OPD di lingkungan Pemprov Jatim antara lain, Bakesbangpol, Disperpus dan Arsip,
Dispora, DP3AK, Dinas ESDM. Juga OPD seperti Badan Penghubung Prov. Jatim,
Bakorwil Pamekasan, Madiun, Jember, Malang dan Bakorwil Bojonegoro. (*).