HomeTNIPangdam II/Sriwijaya Tekankan Jajarannya untuk Antisipasi Karhutla Tahun 2023

Pangdam II/Sriwijaya Tekankan Jajarannya untuk Antisipasi Karhutla Tahun 2023

Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Menghadapi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

PALEMBANG, SMNNews.co.id – Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Hilman Hadi, menekankan satuan jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam rangka mengantisipasi potensi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) 2023 di wilayahnya.

Hal tersebut disampaikan pada saat Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Hilman Hadi memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan menghadapi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan, Selasa (20/06/2023) bertempat di Ruang Gatot Subroto Makodam II/Swj Palembang.

“Untuk masalah Karhutla ini merupakan permasalahan 4 tahunan yang selalu kita hadapi. Karena ini permasalahan yang sering kita hadapi maka kita harus tetap antisipasi,” ujar Mayjen TNI Hilman Hadi.

Pangdam meminta satuan jajarannya, agar segera melaporkan apabila karhutla yang terjadi di wilayah masing-masing tidak bisa ditangani.

Danrem 044/Gapo, Brigjen TNI Naudi Nurdika memaparkan bahwa, Kebakaran hutan dan lahan di Prov. Sumsel setiap tahunnya menjadi ancaman serius terhadap kehidupan masyarakat yang dapat menimbulkan banyak kerugian baik aspek ekonomi, sosial, kesehatan dan lingkungan.

“Kebakaran hutan dan lahan sebagian besar karena ulah manusia yang membuka lahan dengan cara membakar karena cepat dan murah, disamping itu banyak juga lahan terlantar yang rentan kebakaran,” kata Danrem.

“Dalam rangka mengantisipasi Karhutla tersebut, sinergitas antara stakeholder dan instansi-instansi terkait sangat diperlukan dalam penanganan karhutla di wilayah Sumsel,” paparnya.

Pada bagian lain, Kasrem 042/Gapu juga memaparkan bahwa, dalam rangka mengantisipasi Karhutla, Korem 042/Gapu akan melaksanakan program dan kegiatan penerapan teknologi Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB) dan mengoptimalisasikan lahan terlantar menjadi lahan maju produktif.

Selain itu, Korem 042/Gapu juga telah melakukan inventarisasi potensi desa rawan karhutla, dan budaya cinta lingkungan. Disamping itu, Perusahaan juga wajib menjalankan pencegahan karhutla dan membantu masyarakat sekitar kawasannya serta harus adanya Protap aksi cegah dini, deteksi dini dan kesiapsiagaan di areal lahan gambut.

Turut hadir dalam Rakor tersebut, Kasdam II/Swj, Irdam II/Swj, Danrem 044/Gapo, Asintel Kasdam II/Swj, Asops Kasdam II/Swj, para Kabalakdam II/Swj, dan beberapa Wakil Asisten Kasdam II/Swj. (jhoni)

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Panen Raya Jagung di Rejang Lebong, Presiden Prabowo dan Kapolri Tekankan Swasembada Pangan Nasional

REJANG LEBONG, SMNNews.co.id – Semangat mewujudkan swasembada pangan nasional kembali digaungkan melalui kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun Anggaran 2026 yang digelar...

Bupati Jombang Hadiri Peresmian Operasionalisasi 1061 KDKMP se-Indonesia Secara Daring

JOMBANG, SMNNews.co.id - Bupati Jombang Warsubi, mengikuti Peresmian Operasionalisasi 1061 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serentak oleh Presiden RI Prabowo Subianto melalui zoom...

Polres Blitar Ikuti Zoom Meeting Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II dan Groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri

BLITAR, SMNNews.co.id - Polres Blitar mengikuti kegiatan Zoom Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta Launching Operasional...