
NGAWI, SMNNews.co.id – Sebuah pikap warna merah, berjalan pelan karena sarat muatan. Di dalamnya ada ratusan kardus mie instan, juga minuman, kue dan baju, sampai detergen.
Kardus-kardus itu dipindahkan ke sebuah truk boks. Selanjutnya, semua akan dibawa ke Trenggalek, untuk membantu para korban banjir bandang di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, yang diterjang musibah 9 Oktober 2022 lalu.
Pengumpulan bantuan itu diperintahkan Kapolres AKBP Dwiasi Wyatputera pada jajaran anggota, karena peduli atas bencana yang terjadi di kabupaten itu.
Sebagai mantan Kapolres Trenggalek, AKBP Dwiasi Wyatputera tentu memahami beragamnya halangan dan kesulitan warga Tasikmadu yang tertimpa bencana. Bahkan banjir bandang itu menerjang saat tengah malam, sehingga tak banyak harta benda warga yang bisa diselamatkan.
“Sampai saat ini, dampak banjir masih dirasakan masyarakat Trenggalek, khususnya di Tasikmadu. Bantuan dari Polres Ngawi akan dikonsentrasikan untuk desa itu,” ungkap Kapolres Ngawi, AKBP Dwiasi Wyatputera, Sabtu (15/10/2022).
Meskipun dihimpun dalam tempo singkat dan mendadak, berbagai keperluan dapat diberikan seperti mie instan, beras, baju layak pakai, minuman dalam kemasan, makanan ringan, detergen hingga keperluan wanita seperti pembalut.
Bantuan untuk korban bencana di Trenggalek ini, diberangkatkan dari Mapolres Ngawi dengan dilepas oleh Kabag SDM, Kompol Cecep Wahyudi.
“Sigap mendahulukan kepentingan kemanusiaan memang sudah menjadi bagian dari program Polri berbagi dan tanggap bencana. Kendati jumlahnya tak seberapa, namun kami harap semua ini bisa membantu warga yang tertimpa musibah di Trenggalek,” pungkas Kompol Cecep Wahyudi. ***

