
BLITAR, SMNNews.co.id – Pemkab Blitar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) memastikan akan segera melakukan perbaikan jalan rusak di Desa Jambewangi, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar. Jalan sepanjang kurang lebih 1,2 kilometer itu menjadi sorotan publik setelah warga setempat menanami pohon pisang dan sirsak di tengah badan jalan sebagai bentuk protes terhadap kerusakan yang tak kunjung diperbaiki.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Blitar, Hamdan Zulkifli Kurniawan, saat dikonfirmasi awak media, membenarkan adanya kerusakan jalan di wilayah tersebut. Hamdan menjelaskan, sebenarnya sudah ada alokasi anggaran hotmix untuk ruas jalan Jambewangi pada Tahun Anggaran 2025. Namun, hingga saat ini, pelaksanaan perbaikan jalan tersebut masih dalam tahap persiapan dan proses administrasi.
“Memang benar ada kerusakan jalan di Desa Jambewangi yang ditanami pohon pisang oleh warga. Kami sudah menganggarkan hotmix untuk tahun 2025, tetapi rencana pelaksanaan belum bisa dilakukan sekarang karena masih menunggu proses persiapan,” jelas Hamdan, Senin (25/08/2025).
Meski demikian, Hamdan memastikan pihaknya tidak tinggal diam. Untuk penanganan sementara, Dinas PUPR telah berkoordinasi dengan perangkat desa setempat dan segera menurunkan Unit Reaksi Cepat (URC) guna melakukan penanganan darurat di sejumlah titik yang mengalami kerusakan parah.
“Mulai hari ini, kami sudah berkoordinasi dengan perangkat desa dan menurunkan tim URC. Penanganan sementara ini dilakukan agar kondisi jalan bisa lebih aman digunakan masyarakat sambil menunggu proses perbaikan permanen melalui hotmix pada tahun ini,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu warga Desa Jambewangi mengungkapkan alasan di balik aksi penanaman pohon pisang dan sirsak di tengah jalan. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kekesalan masyarakat karena kerusakan jalan sudah terjadi sejak awal tahun lalu, namun hingga kini belum ada realisasi perbaikan.
“Kami warga menanam pohon pisang dan sirsak ini supaya pemerintah segera memperhatikan jalan di desa kami. Jalan ini rusak sudah lama, dan semakin parah beberapa bulan terakhir,” ungkapnya.
Warga berharap perbaikan jalan segera terealisasi karena ruas tersebut merupakan jalur vital penghubung antar-desa dan menjadi akses utama bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pertanian.
Pemkab Blitar menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perbaikan jalan pada tahun 2025. Dengan adanya penanganan sementara oleh URC dan rencana hotmix, diharapkan keluhan masyarakat Desa Jambewangi segera teratasi dan akses transportasi kembali lancar. (*)
Reporter: Bonaji.
Editor: Kundari PS.
Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

