PEPC Bagi Kiat Sukses dan Inspiratif di SMAN 5 Bojonegoro

Talk show di SMAN 5 Bojonegoro menghadirkan narasumber dari PEPC dan Dewan Pendidikan,  Jumat (03/5)

Bojonegoro, suaramedianasional.co.id – Semangat Kartini dan Hari Pendidikan Nasional mengilhami tema yang dibawa  PT Pertamina EP Cepu saat hadir menjadi pembicara dalam Talk Show di SMKN 5 Bojonegoro, Jumat (03/5/019)

Keishkara Hanandita Putri, Media and Communication Officer PT Pertamina EP Cepu (PEPC), dan Sri Minarti, Ketua Dewan Pendidikan Bojonegoro, memaparkan mengenai tips dan trik menjadi generasi yang siap menerima segala perubahan tantangan jaman.

Menurut Sri Minarti, keseharian kaum millenial saat ini, dekat dengan kemajuan teknologi. “Hal ini tidak dipungkiri semakin memunculkan generasi yang dengan cepat dan mudah mengakses informasi, termasuk bagi para perempuan muda,” katanya.

Di era modern saat ini, perempuan Indonesia semakin bangkit, makin banyak yang menjadi pemimpin dan menempati posisi strategis di setiap perusahaan dan instansi lainnya.

Sri Minarti menuturkan, ada beberapa kriteria untuk mencapai keberhasilan yaitu dengan menerapkan komunikasi, kolaborasi, kreatif mampu berpikir cerdas dan berpikir kritis.

“Sebagai generasi muda, adik-adik harus banyak membaca dan belajar. Belajar itu bukan cuma dengan guru tapi juga orangtua, sahabat dan lain-lain,” ujar Sri Minarti.

Sementara itu Hanandita, menyarankan agar generasi muda khususnya siswa-siswi di SMAN 5 Bojonegoro mampu bekerjasama dan saling menghargai dengan tidak memperhitungkan kemampuan berdasar perbedaan jenis kelamin, namun mendasarkan pada potensi masing-masing.

Saran kedua dari Hanandita adalah, generasi muda harus bisa menjadi agent of change atau agen perubahan. ” Hal ini bisa dimulai dengan memperbanyak kegiatan positif seperti ekstrakurikuler dan mengembangkan jaringan atau network,” katanya.

Hanandita pun mencontohkan, bahwa di Pertamina, banyak yang menjadikan hobinya sebagai sarana positif menyeimbangkan antara pekerjaan dan kehidupan sehari-hari. Salah satunya dilakukannya sendiri yakni mengikuti program Pertamina Mengajar. “Sejak muda biasakan pula dengan kesiapan akan segala hal, apapun tanggung jawab yang diberikan, selalu dikerjakan dengan baik,” katanya.

Saran keempat dari perempuan kelahiran 8 Juni ini adalah selalu meningkatkan kemampuan diri, rajin belajar dan menguji kompetensi dengan selalu siap belajar tentang hal-hal baru.

Kedatangan kedua tokoh inspiratif ini disambut gembira oleh para guru dan siswa SMAN 5 Bojonegoro.

“Kami melakukan ini agar siswa-siswi kami terinspirasi sehingga meningkatkan semangat mereka meraih cita-cita,” ujar Suyono, Kepala Sekolah SMKN 5 Bojonegoro.

SMKN 5 Bojonegoro sendirii memiliki beberapa jurusan yang berhubungan debgan migas serta pertanian yakni, Pemboran Migas, Energi Terbarukan dan Pengolahan Hasil Pertanian.

SMKN 5 Bojonegoro termasuk sekolah kejuruan yang baru berdiri tahun 2015 dan mempunyai kurang lebih 300 siswa-siswi.

Kunadi, selaku JTB Site Office & PGA Manager PEPC, mengaku bersyukur karena personel PEPC dapat memberikan nilai lebih, serta menginspirasi masyarakat Bojonegoro, bisa menjadi panutan dan penyemangat dalam menuntut ilmu. (din)