Percepat Pengurusan, Walikota Blitar Santoso Kembali Bagikan 522 Sertifikat PTSL

Walikota Santoso membagikan sertifikat program PTSL di Kelurahan Gedog.

BLITAR, SMNNews.co.id Pemerintah Kota Blitar terus berusaha menuntaskan pengurusan sertifikat tanah warganya. Pada Selasa (23/6/2020) sebanyak 522 sertifikat tanah yang jadi dari program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) dari wilayah Kecamatan Sananwetan dibagikan kepada pemiliknya.

Walikota Blitar Santoso dan Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Blitar Budi Doyo secara simbolis menyerahkan sertifikat ke kelurahan-kelurahan. Diantaranya di Kantor Kelurahan Gedog dibagikan 293 sertifikat, Kantor Kelurahan Plosokerep 144 sertifikat, dan Kantor Kecamatan Sananwetan dibagikan 85 sertifikat.

“Alhamdulillah hari ini 522 sertifikat diserahkan ke pemiliknya. Dengan sertifikat ini maka hak kepemilikan tanah dari warga sudah dinyatakan resmi,” ungkap Walikota Santoso usai pembagian.

Pada kesempatan itu Santoso menyampaikan beberapa imbauan ke masyarakat yang baru saja menerima sertifikat untuk bisa memanfaatkan sertifikat dengan bijak. Sertifikat yang bisa digunakan sebagai jaminan mencari pinjaman kredit ini, sebaiknya digunakan untuk hal yang penting semisal dijadikan modal membuka usaha.

“Kalau butuh modal sertifikat tanah bisa dibawa ke bank sebagai agunan. Tapi jangan sampai terlena membayar iuran wajib dan bunganya sesuai perjanjian supaya sertifikat bisa kembali dimiliki,” imbau Santoso.

Santoso menambahkan dalam satu tahun ini, kurang lebih ada 2000 sertifikat dari program PTSL. Ini tidak lepas dari pemerintah Kota Blitar melalui kelurahan-kelurahan dalam membantu mempercepat warganya yang mengurus sertifikat tanahnya.

“Sampai saat ini tidak ada masalah kita hadapi. Pembuatan sertifikat sudah melebihi target 2000 dalam satu tahun sudah tercapai, bahkan yang kita bagikan hari ini adalah sisa-sisa yang diajukan pada tahun 2019 lalu,” pungkas walikota yang peduli wong cilik ini. (hms/jon)