Peternakan Kambing di Blitar Ludes Terbakar, Pemilik Rugi Ratusan Juta

Peternakan Kambing di Lingkungan Ngebrak, Kelurahan Tawangsari, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar milik H. Suwaji (63 thn) mengalami kebakaran hebat pada Jumat malam (05/4).

Blitar, suaramedianasional.co.id – Peternakan Kambing di Lingkungan Ngebrak, Kelurahan Tawangsari, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar milik H. Suwaji (63 thn) mengalami kebakaran hebat pada Jumat malam (05/4). Meski kambing-kambing berhasil diselamatkan, pemilik merugi hingga Rp 150 juta, lantaran kandang seluas 6 x 18 meter tersebut ludes jadi arang.

Informasi dari kepolisian, awal mula kejadian bermula dari korban dan pegawainya yang sore itu membersihkan sisa makanan kambing dan dibakar di dalam kandang (membuat perapian).

Tujuannya, kepulan asap akan dapat mengusir nyamuk dan menghangatkan ternak.

Sayangnya, Suwaji terburu-buru berangkat menghadiri kenduri di rumah tetangganya. Pukul 17.00 WIB dia tinggalkan kandang dan bersiap berangkat kenduri.

Saat ditinggal oleh Suwaji, masih ada salah satu pegawainya yang meneruskan mengangkut kotoran kambing untuk bahan pupuk ke truk.

Sekitar pukul 19.00  WIB, Suwaji baru teringat api pedhiangan yang ditinggalkannya. Dia pun berusaha memastikan dengan bertanya ke pegawainya apakah sudah disiram atau belum. “Oleh pegawai dijawab sudah disiram dan korban langsung beranjak pergi,” ungkap Kasubag Humas Polres Blitar, Iptu M Burhanuddin, Sabtu (06/4).

Satu jam kemudian ada kabar kandang kambing Suwaji terbakar hebat dan dia pun segera menghubungi Polsek Garum.

“Api berhasil padam satu jam kemudian dan diduga kuat karena perapian di kandang belum mati benar saat ditinggalkan, kerugian jiwa tidak ada namun kerugian material kandang cukup besar,” ujar Iptu Burhanuddin.

Menurut Burhan, kebakaran ini diduga akibat sampah sisa pembakaran yang belum betul-betul mati. Pembakaran sampah ini berjarak 3 meter dari kandang  dan memungkinkan merambat ke bangunan kandang yang banyak menyimpan bahan mudah terbakar seperti kayu dan bahan pakan. “Kuat dugaan, inilah yang menyebabkan kebakaran,” pungkasnya. (jon)