Pilkades Serentak, Nasib Beran Tetap Terkatung-Katung

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono menegaskan  Beran masih berstatus desa  kendati tidak ikut Pilkades Serentak pada Juni mendatang.

Ngawi, suaramedianasional.co.id – Nasib Desa Beran Kecamatan Ngawi, masih tetap terkatung-katung walau sudah empat tahun diusulkan jadi kelurahan. Soal status wilayah dengan penduduk lebih dari 10 ribu jiwa ini juga membuatnya harus pasrah selama bertahun-tahun dipimpin penjabat (pj) Kepala Desa. Saat Pilkades serentak yang diikuti 278 desa se-Kabupaten Ngawi, Beran pun masih absen.

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono, saat ditanya mengenai nasib Beran, menegaskan, sampai saat ini wilayah tersebut masih berstatus desa, karena usulan ke pemerintah provinsi untuk menjadikannya sebagai kelurahan juga belum ada persetujuan. Dia mengakui bahwa empat tahun silam sempat mencuat dialihkan status Beran menjadi kelurahan, melihat lambannya kemajuan dan pembangunan di wilayah yang ada di Ngawi kota ini. “Namun dengan kebijakan keuangan desa yang membuat desa lebih mandiri dalam menerima sumber dana dan mengalokasikannya, memang membuat semangat menjadi kelurahan ini semakin menurun,” ujarnya.

Beran memang tidak mengikuti pilkades serentak tahap pertama ini, namun menurut Kanang, sapaan akrab Bupati Ngawi ini, tak akan banyak berpengaruh pada pola pelayanan yang dibutuhkan masyarakat Beran. “Memang masih dijabat penjabat kades, namun tidak ada masalah dan tidak ada keluhan dari masyarakat,” kelit Kanang.

Posisi saat ini juga membuat keuntungan sebab bengkok kades dapat dimanfaatkan untuk pembangunan wilayah setempat. “Namun tetap akan kita evaluasi lagi usai perhelatan Pilkades Serentak yang tahap pertama ini,” ujar Kanang.  (ari)