HomeBERITAPohon Pelindung Makin Jarang, Kolam Tawun Diterjang Banjir Bandang

Pohon Pelindung Makin Jarang, Kolam Tawun Diterjang Banjir Bandang

Kolam Tawun diterjang air lumpur saat hujan deras melanda Ngawi pada Jumat petang (27/2/2025).

NGAWI, SMNNews.co.id – Aliran deras air lumpur berwarna coklat memenuhi kolam renang di Wisata Tawun, Kecamatan Kasreman, Jumat petang (28/2/2025).

Akibatnya, air kolam yang menjadi aset Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga itu langsung penuh dan keruh. Sebagian ranting juga ikut terbawa bersama lumpur, ke kolam bulus yang ada di lokasi ini.

“Padahal Jumat pagi sampai siang sudah dikuras, sore diisi lagi. Petangnya malah diserbu air lumpur,” ungkap Agus, seorang pengunjung Tawun.

Menurut beberapa warga di Desa Tawun, aliran air bercampur tanah itu semakin sering terjadi. Wargaenduga hal itu karena pohon pelindung di dataran lebih atas semakin berkurang.

Tanpa ada penahan, membuat air dan lumpur bebas meluncur ke bawah, termasuk menyerbu taman wisata Tawun yang posisinya lebih rendah.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Wiwien Purwaningsih, membenarkan bahwa kolam Tawun terdampak aliran air lumpur usai hujan deras mengguyur Ngawi, pada Jumat petang itu.

“Biasanya kita kuras tiga kali seminggu, hari itu sudah selesai dikuras dan diisi kembali. Tak menyangka ada kejadian begini, jadi pagi-pagi sekali kita kuras ulang,” ungkapnya.

Para petugas saat membersihkan kolam Tawun.

Menurut Wiwien Purwaningsih, pengurasan dan pengisian kembali kolam Tawun yang terdiri dari kolam renang dewasa dan anak, bisa memakan waktu lebih dari enam jam.

Setelah bekerja keras menyingkirkan air lumpur dan ranting, Sabtu pagi kedaaan kolam Tawun sudah kembali bersih.

Kolam renang Tawun usai dibersihkan

Namun, kejadian itu membuat Wiwien was-was. Apalagi, adanya ranting pohon yang ikut masuk bisa membahayakan pengunjung.

Sebagai antisipasi, Wiwien udah meminta agar pengunjung Tawun waspada saat hujan deras. Dia juga melarang adanya pengunjung berenang saat hujan.

“Kami khawatir kalau sampai terjadi lagi. Masih untung memasuki awal puasa ini belum ada pengunjungnya,” pungkasnya.***

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Tegaskan Komitmen Percepatan Bantuan Pangan Terdampak Bencana

PASAMAN, SMNNews.co.id - Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Nelfri Asfandi, menegaskan komitmen lembaga legislatif dalam memastikan percepatan bantuan pangan bagi warga terdampak banjir dan tanah...

Hakordia, Pemuda Sampang Laporkan Dugaan Mark Up Patung Karapan Sapi Rp 3,3 Miliar

SAMPANG, SMNNews.co.id - Momentum Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) dimanfaatkan seorang pemuda Kabupaten Sampang, Rosi, untuk menyuarakan perlawanan terhadap dugaan praktik korupsi di daerahnya. Rosi...

Pemkab Asahan Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak Banjir

ASAHAN, SMNNews.co.id - Pemerintah Kabupaten Asahan menyalurkan bantuan pangan kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Kisaran Timur. Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin secara simbolis...