Polemik Atlet Renang Yang Gagal Kejurda di Mediasi KONI Sidoarjo

(kiri) Ketua Delta Swimming Club Yoyok Catur. Sekretaris PRSI Sidoarjo Suyanto.
Sidoarjo, suaramedianasional.co.id – Mediasi yang difasilitasi KONI Sidoarjo, antara Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Sidoarjo dengan Delta Swimming Club (DSC) terkait atlet renang bernama Latiful Mayassar (14) siswa SMPN 1 Sidoarjo,  yang gagal Kejurda di Surabaya, akhirnya menghasilkan penyelesaian. Dari pantauan suara media nasional pada jalannya mediasi di kantor KONI Sidoarjo, Selasa (02/03) sore, Sekretaris PRSI Sidoarjo sempat terlihat beberapa kali terjadi perdebatan sengit dengan Ketua DSC Sidoarjo juga orang tua atlet. Awalnya, dari pihak SDC masih bersikukuh tentang menyikapi keputusan pihak PRSI Sidoarjo.
Sekretaris PRSI Sidoarjo, Suyanto menjelaskan bahwa apa yang dilakukan itu semua dari hasil rapat,aturan yang tidak memperbolehkan atlet untuk ikut dua cabang olah raga.”itu sudah jelas di AD/ART PRSI Sidoarjo, apalagi atlet tersebut sudah di SK kan KONI,”katanya. Ia juga menegaskan, bahwa dalam keputusan itu diambil dari semua organisasi yang hadir dalam rapat koordinasi. Jadi bukan semata-mata keputusan dari PRSI Sidoarjo, apalagi pak Yoyok Catur sudah mengundurkan diri dari kepengurusan PRSI Sidoarjo sejak 2017.”Intinya kita tidak membatasi prestasi atlet, tapi mengacu pada pilihan dan prestasi atlet di masa depan,”ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Delta Swimming Club Yoyok Catur Menerima apa yang sudah diputuskan, karena perkiraan waktu itu kami kira tidak diperbolehkan atlet tersebut untuk ikut Kejurda Selamanya. Namun ternyata hanya tidak diperkenankan untuk ikut terhitung mundur mulai Maret sampai Maret tahun berikutnya. Jadi masih ada peluang untuk mengikuti di tahun yang akan datang,”ucapnya. Dalam waktu yang sama juga Wakil Ketua II KONI Sidoarjo,Imam Jawahir menyampaikan, pihaknya sebagai penengah agar tidak terjadi kericuhan untuk prestasi atlet muda di Kabupaten Sidoarjo. PRSI Sidoarjo juga mengucapkan terimakasih kepada KONI Sidoarjo yang sudah memberikan fasilitas mediasi sehingga, polemik ini dapat terselesaikan. (try)