HomeHUKUM DAN POLITIKPrabowo Akan Bentuk Mentri Urusan Makan Siang, Begini Kata Dahnil Anzar!

Prabowo Akan Bentuk Mentri Urusan Makan Siang, Begini Kata Dahnil Anzar!

Juru bicara Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak saat berkunjung ke kampus Universitas Muhammadiyah Malang.

MALANG, SMNNews.co.id – Juru bicara Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak berkunjung ke kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), pada Senin (13/5/2024).

Dalam kunjungannya Dahnil kepada wartawan perkembangan rencana kabinet presiden terpilih, Prabowo Subianto.

Menurutnya, Prabowo masih dalam tahap menurunkan atau mem-break-down visi dan program dalam membentuk kementerian atau kelembagaan.

“Istilahnya ‘menginstitusionalisasikan’ program dan visi yang ada. Misalkan titik fokus kami di makan siang gratis, nantinya dilaksanakan oleh badan atau kelembagaan tersendiri,” ungkap Dahnil.

Jadi belum ada finalisasi jumlah kementerian yang akan dibentuk,jelas dia pada wartawan.

Sejauh ini, Prabowo belum membahas sama sekali terkait jumlah menteri dan Kementerian yang dibentuk.

“Jadi sumbernya dibentuk 40 Kementerian, 60, itu tidak jelas. Jadi masih tahap itu. Belum pada tahap berapa jumlah Kementerian yang akan dibentuk. Belum ada finalisasi. Jadi kalau ada yang ngomong itu kabinet gemuk, 40 Kementerian, tidak tahu sumbernya darimana. Prinsip Pak Prabowo dalam membentum kabinet adalah structure follow goals. Atau structure follow strategy,” jawabnya.

Karena itu dibuatkan atau diturunkan program-programnya dan dilaksanakan oleh Kementerian mana.

“Kalau tidak ada ya apa perlu digabungkan atau dipisahkan, itu masih dalam kajian. Nanti baru arahnya akan berapa menterinya. Setelah selesai, maka akan menaruh orang-orangnya. Di Kementerian ini siapa yang pas,” kata jubir Prabowo ini.

Tentang kriterianya, ia menyebut Prabowo punya dua kriteria penting yaitu integritas dan kompetensi. Integritas itu tidak terlibat kasus korupsi. Sedang kompentensi adalah memiliki keahlian di bidangnya.

“Pak Prabowo tidak membuat dikotomi yang profesional dan non profesional. Yang ada adalah dari parpol dan non parpol. Artinya orang parpol kalau jadi menteri yang harus profesional dan kompeten di bidangnya,” tambahnya.

Sementara itu, terkait parpol ingin oposisi, menurutnya itu tergantung parpolnya atau sebagai pilihan parpol. Menurutnya, Prabowo di satu sisi ingin pemerintahannya bersama Gibran Rakabuming efektif. Maka membutuhkan dukungan parlemen yang mempuni. Sekarang masih 48 persen.

“Berapa parpol yang akan gabung nanti belum tahu. Kan PKB dan Nasdem baru menyampaikan siap. Tapi finalnya seperti apa, nanti kita lihat,” tambahnya. (yoe)

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

DKP Jatim Bersama Dispertan dan Perikanan Kabupaten Madiun Sosialisasikan Alat Tangkap Ramah Lingkungan Nelayan Saradan

MADIUN, SMNNews.co.id – dalam upaya meningkatkan menjaga kelestarian sumber daya perikanan sekaligus juga meningkatkan kesejahteraan nelayan terus diperkuat. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur...

Pemkab Madiun Monitoring dan Supervisi APBDesa Bagi Aparatur Desa se-kecamatan Jiwan

MADIUN, SMNNews.co.id -Pemerintah Kabupaten Madiun terus berkomitmen memperkuat tata kelola keuangan desa guna memastikan pembangunan yang tepat sasaran. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Monitoring...

Sarasehan Aparatur Desa se-Kecamatan Dolopo, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik Melalui Digitalisasi

MADIUN, SMNNews.co.id – Bupati Madiun Hari Wuryanto menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pelayanan publik melalui digitalisasi dan penerapan tata kelola pemerintahan yang bersih. Penekanan itu disampaikan...