
PASURUAN, SMNNews.co.id – Program pemeriksaan kesehatan gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), atau Quick Win, Presiden Prabowo Subianto mulai dilaksanakan hari ini di 33 puskesmas se-Kabupaten Pasuruan.
Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) tersebut bertujuan untuk memberikan dua rekomendasi kepada masyarakat. Bagi mereka yang dalam kondisi sehat, akan diberikan panduan untuk menjaga pola hidup sehat. Sedangkan bagi mereka yang terdeteksi memiliki penyakit tertentu, akan diberikan pelayanan medis.
Pj. Bupati Pasuruan, Nurkholis saat monitoring di Puskesmas Winongan menyampaikan bahwa masyarakat Kabupaten Pasuruan tidak perlu khawatir ada biaya tambahan.
“Masyarakat tidak perlu khawatir ada biaya tambahan dan lainnya untuk bisa mendapatkan pelayanan ini. Selama membawa KTP atau KK, bisa dilayani. Termasuk apabila memerlukan pemeriksaan lanjutan, Pemerintah Daerah telah menanggungnya melalui program UHC,” ucapnya, pada Rabu (12/2/25) pagi.
Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Pasuruan, Diano Vella Fery, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Ani Latifah, Direktur RSUD Grati drg. Retno Dyah Lestari, M.Kes.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Ani Latifah juga menjelaskan bahwa program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) dilakukan secara bertahap, yakni screening awal yang dilakukan di ruangan khusus. Jika diperlukan pemeriksaan lanjutan, pasien akan diarahkan ke poli terkait.
“Selain screening, juga dilakukan pemeriksaan tekanan darah, kadar kolesterol, gula darah, profil lipid, pemeriksaan gigi, serta pemeriksaan kebidanan bagi wanita dewasa, termasuk pemeriksaan payudara dan kanker leher rahim,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Winongan dr. Taliffia Setya Haryantiwi menyambut baik kedatangan Pj. Bupati Pasuruan yang tengah monitoring Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Kesehatan.
Dirinya juga mengatakan bahwa sejauh ini sudah ada 8 pasien yang memanfaatkan layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG).
“Kurang lebih ada 8 pasien, 5 pasien bayi karena pada saat lahir kita sudah melakukan pemeriksaan screening dan 3 pasien dewasa,” tutupnya. (an)
Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

