
JEMBER, SMNNews.co.id – Untuk terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia di bidang pendidikan, sebagaimana Asta Cita ke 4 serta mendorong tercapainya Asta Cita ke 6 Presiden Indonesia, Prabowo Subianto bidang pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan, Gus Fawait terus edukasi pelajar di kabupaten Jember.
Dalam program Apel Siaga Siswa, rangkaian program Bupati ngantor di desa dan kota (Bunga Desaku) di halaman SMPN 1 Rambipuji, Gus Fawait kembali mengedukasi para pelajar agar terus menuntut ilmu hingga lulus kuliah dan tidak pacaran dulu serta tidak melakukan pernikahan dini.
“Pokok anak desa, anak pelosok yang mau belajar pasti akan diangkat derajatnya oleh Allah subhanahu waa ta’ala. Kita masih belum tahu nasib kita 10 hingga 20 tahun mendatang, siapa tahu 10 atau 20 tahun lagi adik-adik ada yang menjadi pejabat,” ungkap Gus Fawait di hadapan pelajar SMPN 1 Rambipuji dan SMPN 2 Rambipuji, Rabu (29/07/2026).
Lanjut Gus Fawait, adapun syarat agar anak – anak bisa menjadi pejabat, pengusaha sukses atau artis harus sekolah.
“Lulus SMP harus melanjutkan sekolah ke SMA, MA atau SMK,” ucapnya.
“Anak – anak kelas IX adalah masa-masa transisi, dari masa anak – anak ke masa puber, menuju nanti ke pubertas. Biasanya nanti banyak godaan, ada yang suka-sukaan, sok mau nikah,” tuturnya.
Gus Fawait juga mewanti – wanti agar jangan percaya terhadap seseorang yang mengajak menikah dini.
“Kalau dia sayang, dia harus menunggu dan melihat lulus sarjana,” jelasnya.
Kalau baru lulus SMP sudah mau diajak nikah, itu bukan cinta tapi nafsu.
“Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan stunting di kabupaten Jember tinggi, sebab kasus pernikahan dini di kabupaten Jember tinggi,” terangnya.
“Saya anak desa, anak pelosok tapi lulusan S1 UNAIR Surabaya, lulus S2 UGM Yogyakarta dan lulus S3 di UNAIR Surabaya. Tahun 2014 saya jadi anggota DPRD provinsi termuda, tahun 2019 jadi ketua komisi termuda, tahun 2022 jadi ketua Fraksi termuda di era itu, dan sekarang jadi bupati Jember termuda dalam sejarah kabupaten Jember,” pungkasnya. (adv)
Reporter: Suliyadi.
Editor: Kundari PS.
Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

