
NGAWI, SMNNews.co.id – Rapid tes terhadap para pedagang pasar, dilanjutkan kembali hari ini, Senin (18/05/2020).
Pengambilan darah dilakukan di oima pasar tradisional yakni Pasar Mluwur di Desa Gandri, Kecamatan Pangkur, Pasar Kedungprahu, Kecamatan Padas, Pasar Walikukun Kecamatan Widodaren, Pasar Karangjati Kecamatan Karangjati dan Pasar Mantingan di Kecamatan Mantingan.
“Total ada 501 yang dirapid tes hari ini dan 73 orang diantaranya reaktif. Bahkan di Pasar Kedungprahu dari 100 pedagang yahg dirapid, 27 orang hasilnya reaktif,” ungkap Bupati yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Ngawi, Budi Sulistyono.
Jumlah 73 orang yang reaktif rapid tesnya ini, menambah jumlah sebelumnya, sebanyak 26 orang reaktif, dari hasil pengecekan di perbatasan Ketanggung-Sine, Pasar Besar Ngawi dan Pasar Beran.
Pria yang kerap sapa Kanang ini juga menjelaskan, Pemkab Ngawi berupaya menemukan klaster-klaster baru dan akan dilakukan penanganan dan isolasi mandiri sehingga bisa memutus rantai penularan.
“Kami sedang berupaya melakukan sebanyak-banyaknya rapid ini, apalagi semua yang menunjukka reaktif juga orang tanpa gejala,” ungkapnya.
Semua pedagang yang menunjukkan gejala reaktif, diminta isolasi mandiri dan diharuskan pula melakukan swab.
Pedagang dari luar daerah yang belum sempat dirapid, juga dikoordinasikan di daerah asalnya dan wajib mengantongi surat sehat berdasar hasil rapid, baru diperbolehkan berdagang kembali di wilayah Ngawi. (ari)

