HomeBERITARS Jember Klinik Tepis Tudingan Adanya Warga Sekitar Komplain Terkait Rumor Miring...

RS Jember Klinik Tepis Tudingan Adanya Warga Sekitar Komplain Terkait Rumor Miring Plengsengan Pembatas

Aziz Kurniawan, Kaur Instalasi Pemeliharaan Sarana Prasarana RS Jember Klinik. (Foto: Suliadi/smnnews.co.id)

JEMBER, SMNNews.co.id – Aziz Kurniawan, Kaur Instalasi Pemeliharaan Saran Prasarana RS Jember Klinik menepis adanya rumor miring bahwa ada warga sekitar yang komplain terkait bangunan plengsengan pembatas di sempadan sungai Bedadung.

Sebelumnya ada sebuah media online bersama Ormas yang menuding jika ada warga sekitar yang komplain terkait dugaan adanya keretakan dan lubang di plengsengan pembatas rumah sakit Jember Klinik.

Mengingat, pihak rumah sakit sangat dekat dengan masyarakat, seperti mengadakan kegiatan bakti sosial, penyuluhan kesehatan maupun menekan angka stunting.

“Kami sangat dekat dengan warga,” tegas Aziz.

Lanjut Aziz, bahkan dengan adanya plengsengan pembatas, masyarakat merasa terlindungi dari gerusan air sungai saat turun hujan dengan intensitas tinggi.

Aziz menambahkan, dengan adanya plengsengan pembatas, maka air tidak langsung menabrak pemukiman yang ada di selatan rumah sakit.

“Jadi plengsengan pembatas ini sangat menguntungkan warga,” Jelasnya.

Aziz menceritakan jika di tahun 2020 terjadi adanya banjir dengan intensitas tinggi di sungai Bedadung yang menyebabkan beberapa tebing tanah mengalami erosi dan menyebabkan beberapa dinding tanah tergerus.

“Khawatir pengikisan tanah melebar, maka kami berinisiasi membangun plengsengan pembatas dan dalam perencanaan kami berkoordinasi dengan dinas SDA Provinsi Jawa Timur,” jelasnya.

Aziz juga sudah melakukan peninjauan bersama SDA provinsi untuk penentuan volume plengsengan serta melakukan perencanaan dengan beberapa konsultan.

Aziz mengaku tidak kaget dengan adanya rumor plengsengan di sempadan sungai Bedadung sekitar RS Jember Klinik, sebab akan ada tahap kedua untuk perbaikan plengsengan.

“Kami sudah berkonsultasi dengan konsultan perencanaan dari ITS Surabaya untuk tahap dua, tinggal menunggu kontraktor pelaksana,” tuturnya.

Aziz juga menyampaikan, bahwa sebelum melaksanakan pembangunan plengsengan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan perwakilan masyarakat sekitar, RT dan RW.

Pria kelahiran Blitar ini juga berharap agar pembangunan plengsengan tahap dua dengan estimasi kekuatan hingga seratus tahun bisa segera terealisasi.

“Selain melindungi aset, kami juga ingin memberi kenyamanan bagi warga sekitar,” pungkasnya. (*)

Reporter: Suliadi.

Editor: Kundari PS.

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Empat Organisasi Pemdes akan Gelar Aksi Damai, Tuntut ADD 2027 Harus Kembali Setara 2025

BLITAR, SMNNews.co.id – Penurunan Alokasi Dana Desa (ADD) Kabupaten Blitar pada tahun anggaran 2026 memicu konsolidasi empat organisasi pemerintahan desa. Persaudaraan Kepala Desa Indonesia...

Respons Cepat Anggota Polsek Doko, Datangi Adanya Kebakaran di Lahan Perhutani guna Cegah Karhutla

BLITAR, SMNNews.co.id - Respons cepat ditunjukkan personel Polsek Doko saat menemukan kebakaran di kawasan hutan jati milik Perhutani di Dusun Pagak, Desa Plumbangan, Kecamatan...

Patroli Subuh Polsek Gandusari, Polisi Hadir Jaga Keamanan

BLITAR, SMNNews.co.id - Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek Gandusari melaksanakan patroli subuh keliling sekaligus patroli dialogis dan salat Subuh berjamaah bersama...