
PASURUAN, SMNNews.co.id – RSUD Grati kini telah bertransformasi menjadi pusat layanan kesehatan utama yang diperhitungkan di wilayah timur Pasuruan. Bermula dari sebuah Puskesmas dengan bangunan kuno peninggalan era Belanda, rumah sakit ini sekarang menjadi jujukan pasien, bahkan dari luar daerah seperti Probolinggo.
Pengembangan menjadi rumah sakit dimulai pada tahun 2017 untuk menjawab kebutuhan mendesak warga Pasuruan timur yang selama ini harus menempuh jarak jauh ke RSUD Bangil untuk mendapatkan layanan rujukan. Perkembangan Fasilitas dan SDM sejak mulai berfungsi penuh pada akhir 2018, RSUD Grati terus berbenah. Jika awalnya hanya memiliki 3-4 dokter spesialis, kini RSUD Grati didukung oleh 30 dokter spesialis dengan 18 jenis layanan spesialis.
RSUD Grati kini menyandang status Rumah Sakit Kelas C dengan predikat Akreditasi Paripurna yang diraih sejak tahun 2022. Fasilitas medis pun semakin canggih, termasuk perluasan UGD, laboratorium, dan gedung rawat inap. Tidak hanya melayani warga Grati, Nguling, atau Lekok, rumah sakit ini kini menjadi pilihan bagi warga Pasuruan bagian tengah dan selatan, serta pasien dari wilayah Kabupaten Probolinggo.
Selain sektor kesehatan, kehadiran RSUD Grati turut memicu geliat ekonomi di lingkungan sekitar dengan munculnya berbagai usaha baru milik masyarakat.
Direktur RSUD Grati, dr. Dyah Retno Lestari, menjelaskan bahwa meskipun menempati lahan eks-Puskesmas, Puskesmas Grati sendiri tetap beroperasi dan telah berpindah lokasi ke area sekitar Pasar Grati, Selasa (31/3/26), sehingga layanan kesehatan tingkat pertama tetap berjalan beriringan dengan layanan rujukan di RSUD. (*)
Reporter: Achmad N.
Editor: Kundari PS.
Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

