HomeLIFESTYLERSUD Jombang Buka Layanan Pencegahan Stroke Sejak Dini di Poli Syaraf

RSUD Jombang Buka Layanan Pencegahan Stroke Sejak Dini di Poli Syaraf

Narasumber dr. Aditya Kusumo Riswanto, SpN., KSM., Neurologi RSUD Jombang.

JOMBANG, SMNNews.co.id – Untuk mengenali lebih jauh tentang apa penyakit stroke, RSUD Jombang adakan dialog interaktif dengan tema pencegahan dini penyakit stroke di  program Humas Menyapa RSUD Jombang, Jumat (03/05/2024).

Dalam dialog interaktif tersebut dengan menghadirkan narasumber dr. Aditya Kusumo Riswanto, SpN., KSM., Neurologi RSUD Jombang dengan membahas tentang pencegahan dini penyakit stroke.

dr. Aditya Kusumo Riswanto mengatakan penyakit stroke ini adalah penyakit yang sulit dideteksi bahkan tidak gampang tergantung dari tingkatannya . Dimana penyakit stroke sendiri adalah gangguan pembuluh darah di otak yang terjadi secara mendadak.

“Artinya apa yang awalnya tidak apa apa menjadi ada apa apa yaitu adanya gangguan di pembuluh darah dan sedangkan stroke itu secara garis besar dibagi dua yaitu stroke sumbatan dan stroke pendarahan,” terangnya.

dr. Aditya menjelaskan untuk stroke ada dua macam dan dibedakan dari gejala klinis yang dialami oleh pasien dan kita harus bisa membedakan hanya dengan melakukan CT scan kepala karena terapinya sangat berbeda antara sumbatan dan pendarahan.

“Kalau stroke sumbatan sendiri karena ada sumbatan harus diberikan tindakan pengencer darah kalau sumbatan tidak boleh diberikan pengecer darah malah terjadi bahaya bagi penderita stroke,” ungkapnya.

dr. Aditya mengatakan untuk mengenali penyakit stroke gejala yang paling utama adalah segera kerumah sakit dimana singkatan se : senyum kita lihat senyuman tidak  simetris, gera : gerakan kiri dan kanan tidak sama, Ra : bicara artinya bicaranya ada pelo, ke : kelemahan atau kesemutan artinya kesemutan separo sakit harus dibawah kerumah sakit.

“Bila mengalami gejala seperti itu segera dibawah ke rumah sakit karena apa semakin cepat dilakukan semakin cepat mendapatkan tindakan dan semakin bagus kondisi pasien,” terangnya.

dr. Aditya menambahkan untuk mendical cek up yang pertama bisa dilakukan tensi darah bagi dua  pasien stroke normal tensi darah atas 100 -140 diatas itu dianggap tidak normal .

Kalau rendah  normal 70- 100 diatas itu tidak normal mungkin misalnya tekanan darah atasnya 140,130 normalnya artiannya ada dua komponen tadi cek darah.

“Cek kolesterol,gula darah dan asam urat tapi yang paling bagus bukan yang pakai tangan tapi yang paling bagus pakai darah dan harus puasa minimal 8-10 jam tergantung laboratorium dan hasilnya pasti akan berbeda puasa sama tidak puasa ketika di ambil tidak puasa biasanya akan positif maksudnya kalau di ambil setelah makan kolesterolnya tinggi sebenernya normal,” tambahnya.

dr. Aditya menambahkan apalagi pasien sudah terkena stroke jangan sampai kena stroke berulang .Karena kalau sudah kena serangan stroke yang kedua , ketiga,ke empat akan lebih parah.

“Stroke adalah penyakit yang di otak yang tidak bisa sembuh dan tujuan kita mencegah jangan sampai di otak itu lebih parah dan harus sering dilakukan pemeriksaan sedini mungkin jikalau mengalami gejala stroke ke rumah sakit,” tambahnya.

dr. Aditya menambahkan gejala stroke yang saya sampaikan tadi harus dikenali dan harus di bawah ke rumah sakit ,kenapa karena stroke kurang dari empat setengah jam karena sumbatannya tidak terlalu besar.

“Otak ibaratnya taman bunga kalau suatu saat selangnya tersumbat kalau tersumbat nya lama bunganya akan layu tapi kalau tersumbat tidak lama tidak sampai layu dan bisa segera di atasi,” paparnya.

dr. Aditya menambahkan bagi masyarakat Jombang dan sekitarnya kalau mengalami gejala stroke bisa langsung datang ke Rumah sakit untuk segara mendapatkan tindakan.

“Bisa langsung ke poli syaraf untuk konsultasu atau cek up datang ke RSUD Jombang di waktu jam kerja di hari Senin – Jumat,” pungkasnya. (pj)

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Jamaah Haji Harus Tahu Ini, Vaksin Penting Demi Mengurangi Resiko Kematian!

SMNNews.co.id - Tercatat penyakit terbanyak yang menyebabkan jamaah haji meninggal dunia, ialah pneumonia, sepsis, syok kardiogenik, infark dan miokard akut (serangan jantung). Untuk mengurangi resiko...

Razia Balap Liar, Polisi Giring Puluhan Motor dan Pengendaranya dengan Berjalan Kaki ke Polres Pamekasan

PAMEKASAN, SMNNews.co.id - Polres Pamekasan kembali lakukan giat Razia Harkamtibmas Balap Liar dan Knalpot brong yang meresahkan masyarakat Pamekasan. Giat Harkamtibmas Balap Liar dan Knalpot...

Jaga Kondusifitas Keamanan, Polres Blitar Kota Amankan Puluhan Botol Miras Saat Patroli

KOTA BLITAR, SMNews.co.id - Polres Blitar Kota menggelar patroli rutin sebagai antisipasi gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) apalagi saat event internasional yang ada...