
REJANG LEBONG, SMNNews.co.id – Permasalahan sampah yang menumpuk di beberapa titik wilayah Kabupaten Rejang Lebong menjadi perhatian serius, terutama di kawasan pasar dan pusat aktivitas masyarakat. Kondisi ini memicu keluhan warga dan pedagang karena bau menyengat serta tumpukan yang semakin meluas.
Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rejang Lebong, Erik Rosadi, didampingi Sekretaris DLH Ida Laila, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya maksimal dalam penanganan sampah, meskipun saat ini dihadapkan pada kendala momentum Hari Raya Idul Fitri.
“Penanganan sampah tetap kami lakukan secara bertahap. Namun kami mohon pengertian masyarakat, karena sebagian anggota pekerja juga sedang merayakan Idul Fitri bersama keluarga,” ujar Erik.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa petugas yang dijadwalkan piket tetap menjalankan tugas seperti biasa. Bahkan, aktivitas pengangkutan sampah sudah dimulai sejak pukul 03.00 WIB dini hari.
“Kami tidak berhenti bekerja. Petugas tetap turun ke lapangan, namun memang belum bisa membersihkan secara menyeluruh karena keterbatasan personel di masa lebaran ini,” tambahnya.
Sementara itu, pihak pengelola dari PT. Persada juga menyampaikan komitmen serupa dalam membantu penanganan sampah di lapangan, dengan tetap mengoptimalkan tenaga yang tersedia.
DLH turut mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam membuang sampah, khususnya bagi oknum yang menggunakan kendaraan mobil. Diharapkan sampah dapat langsung dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), bukan di titik penampungan sementara di wilayah pasar.
“Kami berharap kesadaran bersama. Jangan buang sampah sembarangan atau menumpuk di pasar, karena itu akan memperparah kondisi. Jika memungkinkan, langsung saja ke TPA,” imbau Ida Laila.
Pemerintah dan pihak pengelola menyadari bahwa kondisi ini membutuhkan kerja sama semua pihak. Dengan semangat kebersamaan dan saling pengertian, diharapkan permasalahan sampah di Rejang Lebong dapat segera teratasi secara bertahap.
Di tengah suasana Lebaran yang penuh kebahagiaan, diharapkan masyarakat juga dapat menjaga lingkungan tetap bersih sebagai bagian dari tanggung jawab bersama. (*)
Reporter: Amin Gondrong.
Editor: Kundari PS.
Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

