HomeADVERTORIALSampaikan Raperda Perubahan APBD 2026, Gus Fawait Pastikan Tidak Ada Dana Menyimpang

Sampaikan Raperda Perubahan APBD 2026, Gus Fawait Pastikan Tidak Ada Dana Menyimpang

Gus Fawait (paling kiri), saat mengikuti rapat Paripurna I dengan agenda Penyampaian Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. (Foto: Suliyadi/smnnews.co.id)

JEMBER, SMNNews.co.id – Selasa (01/09/2026), Bupati Jember, Gus Fawait hadir bersama jajaran Kepala OPD Pemerintah Kabupaten Jember dalam Rapat Paripurna I dengan agenda Penyampaian Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Penyampaian Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD TA 2026 disampaikan langsung oleh Gus Fawait di Kantor DPRD Kabupaten Jember.

Pemerintah Kabupaten Jember secara resmi menerima pemberitahuan mengenai perolehan alokasi tambahan dana transfer daerah untuk anggaran tahun berjalan. Pencapaian dana transfer terbesar se-Jawa Timur ini berhasil diraih berkat ikhtiar bersama serta kelancaran lobi-lobi politik yang dibangun antara Pemkab Jember dan DPRD.

​”Seluruh tambahan anggaran tersebut akan difokuskan untuk memperkuat berbagai program prioritas daerah. Alokasi dana ini dipastikan tetap selaras dan tidak menyimpang dari dokumen RPJMD serta RKPD yang telah disepakati bersama antara eksekutif dan legislatif,” ungkap Gus Fawait.

​Secara khusus, jajaran pemerintah daerah terus berkomitmen mengoptimalkan sektor kesehatan melalui keberlanjutan program Homecare dan pelayanan Universal Health Coverage (UHC). Di samping itu, penanganan serius juga diarahkan pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya melalui intervensi indikator rata-rata lama sekolah.

“Untuk mengakselerasi tingkat pendidikan masyarakat berusia 25 tahun ke atas, Pemkab Jember merancang formula kolaborasi strategis bersama kelompok-kelompok pengajian. Melalui pengintegrasian kegiatan keagamaan dan proses belajar mengajar kejar paket, warga dapat memperoleh ijazah kesetaraan secara lebih efektif dan efisien,” tegas Bupati Jember.

​Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jember juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPRD Jember atas dedikasi pembahasan anggaran yang berlangsung secara maraton. Dinamika diskusi serta perbedaan pemikiran yang terjadi di parlemen dinilai sebagai bentuk pengawasan yang sangat sehat dalam roda pemerintahan.

​Gus Fawait juga turut mengusulkan wacana penyediaan staf atau tenaga ahli bagi setiap anggota DPRD guna memperkuat pelaksanaan fungsi dan pengawasan APBD. Kehadiran tenaga ahli profesional diharapkan mampu mencegah terjadinya kekeliruan pemahaman teknis dalam tiap tahapan penyusunan anggaran.

Gus Fawait menegaskan pula pentingnya kedisiplinan mekanisme tata kelola keuangan daerah antara Banggar dan TAPD sesuai regulasi yang berlaku. Pembahasan mendalam mengenai rincian anggaran program baru akan dilangsungkan secara komprehensif pada tingkatan Komisi saat dokumen Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) telah rampung disusun. (adv)

Reporter: Suliyadi.

Editor: Kundari PS.

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Kemensos Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Kelurahan Karang Anyar

REJANG LEBONG, SMNNews.co.id - Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) melalui Dinas Sosial Kabupaten Rejang Lebong menyalurkan bantuan bagi warga terdampak musibah kebakaran yang...

Kapolsek Panti dan Jajaran Melayat ke Rumah Duka Bocah Korban Pembunuhan

PASAMAN, SMNNews.co.id - Wujud Kepedulian, Kapolsek Panti Dan Jajaran Melayat ke Rumah Duka Bocah Korban Pembunuhan Di Nagari Padang Gelugur,Kapolsek Panti, Iptu Arifin, bersama...

Bupati Blitar Hadiri Acara Festival Harlah ke-7 Sabilu Taubah, Wujudkan Kepedulian dan Pemberdayaan Masyarakat

BLITAR, SMNNews.co.id - Bupati Blitar, Rijanto memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Festival Sabilu Taubah dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-7 Sabilu Taubah yang digelar...