Sekelumit Cerita dari Rumah Damping Pasca Rehabilitasi Narkoba di Deli Serdang Sumut

Beberapa kegiatan yang dilakukan di ruamh damping pasca rehabilitasi Deli Serdang.
Deli Serdang, suaramedianasional.co.id – Tak semudah membalik telapak tangan dalam menyembuhkan para pengguna narkoba. Selain rehabilitasi, tersedia juga rumah damping pasca rehabilitasi di Sumatera Utara, misalnya yang ada di Pantai Labu, Bringin, Kabupaten Deli Serdang ini.
Manajer Program Rumah Damping Pasca Rehabilitasi, Sholly Wanhar Ritonga, mengatakan, rumah damping ini menjadi salah satu sarana pelayanan menguatkan bagi klien seusai menjalani rehabilitasi pengguna narkoba. “Jadi bisa dikatakan lebih untuk penguatan diri agar bisa mempertahankan pemulihan, produktif dan bisa kembali bermasyarakat,” ungkap Sholly, Kamis (21/3)
Sholly menyatakan, tantangan besar adalah mengembalikan pasien pasca rehabilitasi di tengah masyarakat. Salah satu kiat yang diterapkan di tempat ini adalah melakukan kegiatan yang memiliki potensi ekonomi. “Kita latih keterampilan-keterampilan agar bisa bertahan hidup seperti membuat kerajinan, usaha dan beternak,” tuturnya.
Tak banyak yang menjadi klien di lokasi ini. Minggu ini bahkan hanya ada 4 orang. “Sebelumnya ada 8 orang namun yang 4 orang sudah selesai dan pulang,” ujar Sholly.
Biasanya, perawatan di rumah damping ini dilakukan selama 50 hari pasca klien menyelesaikan proses rehabilitasi mereka.
Rumah damping di Deli Serdang ini merupakan salah satu yang dikunjungi Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Atrial, beberapa hari lalu. Kunjungan tersebut dilakukan Kepala BNNP bersama Kabid Rehabilitasi AKBP Magdalena Sirait dan Kasie Pasca Rehabilitasi Cindy Lidya. 
Berkat pembinaan dan kegiatan positif selama di rumah damping, banyak pasien mengaku lebih siap pulang dan berbaur di masyarakat tanpa menyentuh lagi narkoba. “Di sini kan selalu kita berikan pemahaman agar tidak menggunakan narkoba, apapun problem hidup yang mereka hadapi,” pungkas Sholly. (ius)