
NGAWI, SMNNews.co.id – Tiga kasus keracunan diduga dari menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ngawi terjadi di Ngawi dalam tiga bulan berturut-turut.
Akibatnya, sampai saat ini ada tiga SPPG yang dihentikan sementara. Kasus-kasus dugaan keracunan itu diantaranya oada 1 Oktober di Sine, 26 Oktober di Kedunggalar dan 4 Desember di Mantingan.
Ketua Satgas Percepatan Pelayanan MBG Kabupaten Ngawi, , Ony Anwar Harsono, menyatakan ada 36 SPPG di Ngawi dan tiga diantaanya telah menerima sanksi untuk dihentikan sementara pasca terjadi kasus dugaan keracunan.
“Satgas memberikan rekomendasi untuk Badan Gizi Nasional setelah melakukan evaluasi. Jadi yang dievaluasi banyak yakni dari segi tempat, alat, bahan sampai penyajian,” ujarnya.
Sementara itu, kasus dugaan keracunan yang terjadi Kamis, 4 Desember lalu, telah membuat lebih 200 pelajar mendapat perawatan.
“Setelah ditangani, masih ada 13 anak yang dirawat dan enam diantaranya masih dalam masa observasi. Mereka ditangani di Puskesmas dan RSUD Mantingan,” ungkapnya. (*)
Reporter: Arie.
Editor: Kundari PS.
Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

