HomeKEPULAUAN RIAUTiga Pelaku Penjual Bayi Diamankan Sat Reskrim Polresta Barelang, Satu Diantaranya Ibu...

Tiga Pelaku Penjual Bayi Diamankan Sat Reskrim Polresta Barelang, Satu Diantaranya Ibu Kandungnya

Sat Reskrim Polresta Barelang berhasil mengamankan Pelaku penjual Bayi Enam Bulan

BATAM, SMNNews.co.id – tiga pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yakni AHA (17), I (19) warga Kota Batam dan BUS (40) merupakan warga Kota Medan berhasil diamankan unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Kepolisian Resor Kota (Polresta) Barelang yang mana korbannya bayi yang berusia enam bulan.

“Saudari (AHA) merupakan ibu Korban dan Saudara (I) kekasih dari Saudara (AHA),” ungkap Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Budi Hartono, Senin (31/7/2023).

Dijelaskan Budi, Rabu (19/7/2023) sekira pukul 21.10 WIB yang mana nenek korban sebagai pelapor bernama Yatini baru pulang kerja tidak melihat pelaku (AHA) dan cucunya yang berusia enam bulan inisial DLA.

“Pelapor mencoba mencari tahu keberadaan pelaku melalui CCTV yang terpasang di rumah. Dari rekaman CCTV, pelapor melihat pelaku bernama (AHA) dan (I) membawa pergi cucunya keluar rumah,” kata Budi.

“Ibu kandungnya ini telah menjual anaknya kepada seseorang yang dikenal dari (I) melalui dari media sosial berinisial (BUS),” terang Budi.

“Bayi tersebut dijual kepada (BUS) di daerah Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau dengan harga Rp 11 juta, setelah bayi tersebut bersama (BUS), bayi itu kembali dijual kepada (ES) seharga Rp 15.500.000,” tuturnya.

Dari pengakuannya, pelaku baru pertama kali menjual bayinya kepada orang lain melalui pihak kedua dan kembali dijual ke pihak ketiga.

“Pihak ketiga inisial (ES) masih dilakukan pengejaran. Bayi yang dijual mau diadopsi warga di Dumai seharga Rp 20.500.000. Jadi pihak kedua mendapat keuntungan sebesar Rp 5 juta,” ungkapnya.

Budi menjelaskan, ibu korban yang ditetapkan sebagai tersangka dan masih di bawah umur, sebelumnya telah menikah sirih dengan seorang pria. Bayi hasil pernikahan tersebut inilah yang dijual kepada DPO.

“Setelah pisah dari suami yang dinikah sirih ini, pelaku kembali menjalin hubungan dengan (I) yang merupakan kekasih barunya. Setelah menjalin hubungan, barulah ibunya menjual bayi,” pungkasnya. (jul)

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Dominasi Disdik Asahan di PORKAB KORPRI 2026, Keluar Sebagai Juara Umum

ASAHAN, SMNNews.co.id - Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan mencatatkan prestasi membanggakan pada gelaran Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) KORPRI Asahan Tahun 2026 dengan meraih Juara Umum. Kepastian...

Tertibkan Administrasi Dana BOS, Disdik Asahan Gelar Sosialisasi ARKAS 4.30 Jenjang SD

ASAHAN, SMNNews.co.id - Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) Versi 4.30 untuk Jenjang Sekolah Dasar. Kegiatan...

Wapres Gibran Dorong Santri Kuasai AI dan Robotik untuk Hadapi Tantangan Digital

PASURUAN, SMNNews.co.id - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau pelatihan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dan robotik bagi para santri di Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah...