
MADIUN, SMNNews.co.id – Tugu Nol Kilometer Kota Madiun, rencananya akan diresmikan oleh Wali Kota Madiun Maidi pada 26 Oktober 2022 mendatang.
Peresmian Tugu Nol Kilometer itu, direncanakan akan digabungkan dengan beberapa proyek lainnya, seperti Miniatur Kabah dan Taman Sumber Wangi.
Sayangnya, pembangunan Tugu Nol Kilometer tersebut mendapat banyak keluhan masyarakat. Pasalnya, banyak pengendara terjatuh saat melintas di jalan sekitar tugu yang sekarang terbuat dari granit itu.
Licin di sekitar jalan berlantai granit, terutama saat Kota Madiun diguyur hujan seperti beberpaa hari terakhir. Pengamatan warga sekitar tugu, tiga orag pemotor sempat terjatuh di lokasi itu, dalam tempo sekitar satu jam saja.
“Licin Pak, saya tadi dari arah utara mau belok ke timur,” ungkap salah satu pengendara yang terjatuh, Kamis (6/10/2022).
Banyak nya sepeda motor yang terjatuh saat musim hujan juga diceritakan Puji Dewatik, juru parkir Toko Lima Jaya dan Toko Besi Niaga yang berada tepat dipojok selatan tugu Nol Kilometer.
“Sering sepeda motor terjatuh saat hujan, kemarin ada tiga kejadian, terus pas hujan hari Senin itu lima orang yang jatuh,” ungkapnya.
Sebelum jalan di perempatan yang sekarang menjadi Nol Kilometer itu diganti granit, menurut Puji, jakan tidak picin dan kecelakaan kecil semacam pemotor jatuh itu tak pernah nampak.
“Saya kan kerja sudah delapan tahunan, jadi hafal situasi di sini,” ujarnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Madiun, Suwarno menjelaskan, bahwa peresmian beberapa proyek itu rencanya akan dibarengkan dengan Hari Santri dengan mengundang Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.
“Peresmian itu nunggu Pak Wali. Mungkin rencanya begini, kan mau mendatangkan Menag rencanya tanggal 26 Oktober 2022,” ungkap Warno, Senin (3/10/2022).
Kedatangan Menteri Agama di Kota Madiun itu menurut Warno, selain hadir di peringatan Hari Santri, sekaligus meresmikan proyek-proyek yang sudah selesai. (Dodik E P)

