HomeBERITAViral! Setelah Lama Menghilang, Bunga Raksasa "Rafflesia Arnoldii" Kembali Mekar di Bekas...

Viral! Setelah Lama Menghilang, Bunga Raksasa “Rafflesia Arnoldii” Kembali Mekar di Bekas Dusun Kuno Desa Cawang Lekat

Bunga Raksasa “Rafflesia Arnoldii” kembali Mekar di Bekas Dusun Kuno Desa Cawang Lekat. (Foto: Aminudin/smnnews.co.id)

REJANG LEBONG, SMNNews.co.id – Kabar menggembirakan sekaligus membanggakan datang dari wilayah Desa Kayu Manis, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong. Setelah sekian lama tidak pernah terlihat tumbuh dan berkembang, kini bunga langka Rafflesia Arnoldii kembali muncul dan mekar di kawasan perkebunan milik warga yang berada di area bekas dusun kuno yang dikenal masyarakat dengan sebutan Desa Cawang Lekat.

Lokasi tumbuhnya bunga langka tersebut juga berada tidak jauh dari Petilasan Batu Lebar, yang dipercaya sebagai salah satu peninggalan sejarah Jagok Setaun dan saat ini masuk dalam wilayah administratif Desa Kayu Manis.

Kemunculan bunga raksasa yang menjadi ikon kekayaan hayati Indonesia itu langsung menarik perhatian masyarakat. Dalam beberapa hari terakhir, lokasi tersebut ramai didatangi para pencinta bunga, warga sekitar, hingga pengunjung yang ingin menyaksikan secara langsung keindahan serta keunikan bunga langka tersebut.

Tak hanya masyarakat umum, kunjungan juga dilakukan oleh aparat TNI bersama perangkat Desa Kayu Manis sebagai bentuk perhatian terhadap potensi alam dan upaya menjaga kelestarian habitat bunga tersebut agar tetap terjaga dari kerusakan.

Warga setempat menyebut kemunculan kembali bunga Rafflesia ini menjadi peristiwa langka yang membawa rasa bangga sekaligus harapan agar kawasan tersebut dapat terus dijaga sebagai bagian dari kekayaan alam dan sejarah yang dimiliki Rejang Lebong.

Keindahan bunga yang hanya mekar dalam waktu terbatas ini menjadi daya tarik tersendiri. Banyak pengunjung memanfaatkan momen tersebut untuk mengabadikan gambar, namun tetap diimbau agar tidak menyentuh, merusak, maupun mengganggu area tumbuhnya bunga demi menjaga kelangsungan hidupnya.

Fenomena ini juga membuka peluang besar bagi pengembangan wisata alam berbasis konservasi di wilayah tersebut, sehingga ke depan tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat lokal, tetapi juga mampu menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah.

Alam selalu punya cara untuk menunjukkan bahwa warisan yang dijaga akan kembali memberi kehidupan. SMNNews.co.id, Mengabarkan dari hati, untuk negeri. (*)

Reporter: Amin Gondrong.

Editor: Kundari PS.

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Ada Isu Dibatalkan, Pemkab Rejang Lebong Pastikan Lomba Drumband HUT RI ke-81 Digelar 29 Agustus 2026

REJANG LEBONG, SMNNews.co.id – Sempat beredar informasi simpang siur di media sosial terkait isu pembatalan kegiatan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81 akhirnya...

Mulai Dijalankan Sekolah Rakyat Kota Blitar, Pendidikan Gratis Jadi Harapan Warga masyarakat Kurang Mampu

KOTA BLITAR, SMNNews.co.id – Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Blitar mulai memasuki tahapan pembentukan karakter dan adaptasi siswa melalui Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS),...

Jelang HUT RI ke-81, Kapolres Jember Ikuti Arahan Astamaops Kapolri

JEMBER, SMNNews.co.id - Jumat (14/08/2026), Kapolres Jember AKBP Alaiddin, memimpin langsung pelaksanaan Zoom Meeting arahan dari Asisten Utama Bidang Operasi (Astamaops) Kapolri dan Kepala...