HomeBERITAWabup Blitar Minta Penanganannya Stunting Harus Bersinergi dan Solid

Wabup Blitar Minta Penanganannya Stunting Harus Bersinergi dan Solid

Wabup Blitar saat memberikan evaluasi terkait stunting

BLITAR, SMNNews.co.id – Wakil Bupati (Wabup) Blitar Rahmat Santoso mengatakan penanganan kasus gizi buruk atau stunting di Kabupaten Blitar harus dilakukan dengan sinergi yang solid oleh pemerintah daerah bersama unsur-unsur lapisan masyarakat.

Jika ini bisa terbangun, sambung dia, ketepatan penangganan akan membuahkan hasil yang positif. Ia meyakini program pemerintah dalam rangka mengatasi stunting saat ini sudah cukup untuk dikerjakan dengan baik dan terukur, sehingga sasaran yang hendak dicapai bisa terwujud.

Baca Juga : Wakil Bupati Blitar Lepas 450 Personil Yonif 511 ke Papua : Pesan Berangkat Lengkap Pulang Utuh

“Penangananya harus dilakukan secara sinergi, bersama-sama, secara kolaborasi. Program penurunan stunting sudah dijalankan oleh perangkat daerah sesuai dengan tugas, pokok dan fungsinya. Selanjutnya muncul tantangan bagaimana memastikan seluruh program dan berbagai sumber anggaran yang ada dapat sampai dan diterima oleh rumah tangga sasaran,” ungkapnya saat membuka Monitoring dan Evaluasi Percepatan Penurunan Prevalensi Stunting di Kabupaten Blitar, Senin (22/8/2022), di ruang Theobromine Wisata Edukasi Kampung Cokelat.

Lebih dalam, Wabup Rahmat juga meminta Ketua Tim Pelaksana Percepatan Penurunan Stunting (TP3S) Kabupaten Blitar, secara periodik minimal 2 kali dalam satu tahun melaporkan kegiatan yang sudah dilaksanakan melalui Sekretaris TP3S Kabupaten Blitar. Ini supaya rencana aksi nasional dalam penanganan stunting periode 2021-2024 benar-benar dilaksanakan sebaik-baiknya oleh OPD terkait di lingkungan Pemkab Blitar.

“Saya ingin sinergitas penanganan stunting di Kabupaten Blitar ini benar-benar solid, ke depan diskusi seperti ini harus berlanjut, jangan seremonial saja. Ciptakan inovasi-inovasi dalam rangka percepatan penurunan stunting. Jangan lupa, selalu berkoordinasi terkait penentuan sasaran dan target yang akan dicapai,” Terang Rahmat Santoso.

Baca Juga : Wabup Blitar Rahmat Santoso Beri Apresiasi Giat Lomba Burung Berkicau Tingkat Nasional

Terpisah, Kepala Dinas PPKBP3A Kabupaten Blitar, Herman Widodo mengatakan kegiatan Monev yang dilaksanakan kali ini bertujuan memantapkan koordinasi lintas sektor dalam penurunan angka stunting. Herman juga menegaskan, penurunan angka stunting bukan hanya tugas dari pemerintah daerah, tapi merupakan tugas dan tanggung jawab lintas sektoral yang melibatkan seluruh komponen masyarakat.

“Dalam penurunan angka stunting, seluruh masyarakat harus peduli dan terlibat untuk bersama-sama mewujudkan generasi muda kita menjadi generasi unggul di masa depan. Caranya adalah dengan kita semua perduli memberantas yang namanya stunting,” pungkas Wabup Blitar Rahmat Santoso. (bonaji)

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Telan Anggaran Hingga Ratusan Juta, Peserta Ujian Tulis Perangkat Desa Tiron Diwarnai Kelaparan

MADIUN, SMNNews.co.id - Anggaran biaya pengisian perangkat desa Tiron yang dibebankan APBDes hingga ratusan juta rupiah dikeluhkan beberapa peserta saat melaksanakan ujian tulis. Pasalnya, ujian...

Pastikan Berjalan Lancar Dan Aman, Babinsa Koramil Doko Dampingi Penyaluran BLT DD Kepada Warga Binaannya

Blitar - SMNNews.co.id - Babinsa Koramil Tipe B 0808/13 Doko Kodim 0808/Blitar Serda Anas Sugiarto bersama Bhabinkamtibmas selalu bersinergi untuk melaksanakan kegiatan pendampingan penyaluran...

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu Gelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pupuk Bersubsidi Tahun 2022

INDRAMAYU, SMNNews.co.id - Rapat koordinasi dan evaluasi distribusi pupuk bersubsidi diwilayah Kabupaten Indramayu yang diselenggarakan di Aula Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu....