Wabup Malang Resmikan BUMDesa dan Bantu 5 Unit Rumah di Sutojayan

Wabup Malang Sanusi saat berada di Desa Sutojayan, Selasa (19/3)

 Malang, suaramedianasional.co.id – Rangkaian kegiatan Gema Desa benar-benar dimanfaatkan Wabup Malang Sanusi untuk berkeliling melihat langsung kehidupan warganya, di berbagai pelosok dusun. Hal ini pula yang terjadi dalam rangkaian kegiatan Gema Desa di Kecamatan Pakisaji, Selasa (19/3), beberapa desa dikunjungi Sanusi termasuk Desa Sutojayan.

Sanusi meresmikan Badan Usaha Milik (BUM) Desa Sutojayan sekaligus memberikan bantuan sosial pembangunan 5 unit rumah bagi warga kurang mampu di lokasi tersebut. BUMDesa Sutojayan diberi nama BUMDesa Makmur Sejahtera dan Sanusi sekaligus melihat sendiri beberapa hasil karya masyarakat yang turut dipamerkan seperti kuliner, handycraft, hasil bumi dan produk-produk lain yang dihasilkan desa ini. “Melihat karya masyarakat ini kami juga turut bangga, di desa pun warganya bisa kreatif bahkan produknya sangat potensial,” ujar Sanusi.

Produk yang dihasilkan warga seperti madu murni, batik,  aneka keripik dan kudapan, kerajinan tas dan sebagainya, menurut Sanusi dapat dipasarkan melalui BUMDesa. “Jadi ada kemitraan  yang berimbas ada peningkatan ekonomi warga setempat, BUMDesa maju, masyarakat sejahtera,” harapnya.
Sanusi juga berpesan agar ada pembinaan pada pelaku usaha di desa selain harus mencerminkan ciri khas yakni dalam perbaikan kemasan, konsistensi mutu dan perlindungan hak dengan dipatenkan. “Jadi kalau produknya sudah baik ya dilindungi, diberi merek dan dibantu untuk izin atau kalau perlu sampai hak paten,” sarannya.

Kepala Desa Sutojayan, Siti Rukhayah mengaku senang warganya kini semakin kreatif.  Hasil UMKM di desanya diharapkan dapat ditampung dan dipasarkan melalui BUMDesa Makmur Sejahtera sehingga tercipta pola kemitraan yang saling menguntungkan seperti yang diharapkan Wabup Sanusi. “Kami optimis dengan pengelolaan yang baik, memaksimalkan peran BUMDesa untuk turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukanlah hal mustahil,” tutur Siti Rukhayah. (yop)