Walikota Risma Beri Bantuan Pekerjaan Istri KPPS yang Meninggal

Sabtu (27/04), Wali Kota Risma mengunjungi keluarga almarhum Hariono yang bertugas di TPS 45, Kelurahan Kandangan, Kecamatan Benowo, Surabaya.
Surabaya, suaramedianasional.co.id –Walikota Surabaya Tri Rismaharini benar-benar berduka atas meninggalnya beberapa petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KKPS) di Surabaya. Sebagai perwakilan pemerintah, ia pun hadir dan mengunjungi atau takziah ke keluarga-keluarga petugas KPPS yang diduga meninggal setelah menjalankan tugas saat pemilu.
Sudah tiga hari berturut-turut Walikota Risma bersama jajarannya keliling  mengunjungi rumah keluarga petugas KKPS yang meninggal. Di hari ketiga ini, Sabtu (27/04), Walikota Risma giliran mengunjungi keluarga almarhum Hariono yang bertugas di TPS 45, Kelurahan Kandangan, Kecamatan Benowo, Surabaya. Almarhum merupakan petugas KPPS bagian ketertiban di TPS 45.
Tiba di rumah keluarga almarhum Hariono Jalan Jugruk Rejosari III/10, Kelurahan Kandangan, Kecamatan Benowo.
Selain itu, Walikota Risma juga memastikan bahwa Pemkot Surabaya siap membantu pendidikan anak almarhum. Bahkan, istri almarhum Hariono, Mukholifah, sempat meminta pekerjaan kepada Walikota Risma. Pekerjaan yang dimintanya itu diharapkan yang dekat dengan rumahnya.
Dengan sigapnya, Walikota Risma langsung menghubungi Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, drg. Febria Rachmanita. Walikota Risma pun meminta drg Febria untuk memberikan pekerjaan kepada Mukholifah di Puskesmas Pembantu Kandangan. Hari Senin depan, Mukholifah akan dipanggil dan apabila sudah siap bekerja, mulai 1 Mei dia akan bekerja di Puskesmas Pembantu Kandangan.  “Saya mencoba membantulah, mengurangi beban keluarga ini,” kata Walikota Risma seusai takziah.
Sementara itu, istri almarhum Hariono, Mukholifah, menyampaikan terimakasih banyak atas bantuan yang diberikan oleh Walikota Risma dan jajaran Pemkot Surabaya. Menurutnya, memang yang paling penting adalah pendidikan kedua anaknya dan juga kebutuhan tentang pekerjaan. “Alhamdulillah katanya Bu Risma mau dibantu pendidikan anak dan juga dikasih pekerjaan. Saya sangat bersyukur,” kata Mukholifah sambil matanya berkaca-kaca menahan air mata. (yud)