HomeBERITAWarga Binaan Lapas Kelas 1 Madiun Produksi Ribuan Roti, Penuhi Pesanan dari...

Warga Binaan Lapas Kelas 1 Madiun Produksi Ribuan Roti, Penuhi Pesanan dari Ponpes Temboro

Warga binaan Lapas Kelas I Madiun sedang berlatih membuat roti, untuk memenuhi pesanan Ponpes Temboro, Rabu (10/8/2022).

MADIUN, SMNNews.co.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Madiun menjalin kerjasama dengan Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Kabupaten Magetan.

Pihak Lapas harus memenuhi pesanan roti dengan 3 varian rasa untuk dikirim ke ponpes. Demi memenuhi pesanan itu, para penghuni Lapas kelas 1 Madiun berlatih membuat Roti bersama pihak Ponpes Al-Fatah, Rabu (10/8/2022).

Pelatihan tersebut bertujuan untuk memenuhi kualifikasi, kualitas dan kuantitas sesuai dengan permintaan Ponpes Al-Fatah.

Baca Juga : Polres Madiun Buru Terduga Pelaku Pencabulan Anak, Korban Sampai Melahirkan di Kamar Mandi!

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Madiun, Kunrat Kasmiri, membenarkan bahwa pihak Lapas bekerjasama dengan Ponpes Al-Fatah, untuk memasok roti ke ponpes.

Menurut Kunrat, sebelum memenuhi orderan itu, warga binaan diminta melakukan simulasi dengan didampingi instruktur dari Temboro.

“Kerja sama dengan Ponpes Temboro sudah kita bicarakan beberapa waktu yang lalu yaitu terkait produksi roti. Hari ini sebelum ada perjanjian kerja sama kita simulasikan kualitas dan kuantitas yang diinginkan oleh Ponpes Temboro,” tutur Kalapas Kunrat Kasmiri, Rabu (10/8/2022).

Baca Juga : Mengaku Pilot Garuda! Pria Ini Gondol Uang dan Avanza Wanita Asal Nganjuk, Usai Ajak Korban Bermalam Bersama

Menurut Kunrat, warga binaan Lapas kelas 1 Madiun akan memenuhi pesanan dari Temboro, sebanyak 3 ribu roti setiap pekan.

“Jadi instrukturnya didatangkan langsung dari Temboro. Kita tidak ingin mengecewakan, mengingat kuantitas yang sangat banyak yaitu tiga ribu roti setiap pekan,” pungkasnya. (Penulis: Dodik Eko P)

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

BERITA LAINYA

Ditolak Berhubungan Badan, Kakek di Ngawi Aniaya Istri Lalu Bunuh Diri

NGAWI, SMNNews.co.id - Mata Kawiti (61 thn) warga Dusun Bungur, Desa Gelung, Kecamatan Paron, berkaca-kaca. Suaranya bergetar lirih, menahan sedan, juga sakit atas luka...