Wasev TMMD 105, Sebut Pelaksanaan TMMD di Trenggalek Cukup Baik

Wasev TMMD 105, Sebut Pelaksanaan TMMD di Trenggalek Cukup Baik

Trenggalek, suaramedianasional.co.id – Melakukan pengawasan dan evaluasi, Wasev TMMD, Brigjen TNI Sucipto sebut Pelaksanaan TMMD di Trenggalek cukup baik, Selasa (6/8/2019).

Mengendarai motor trail yang telah disediakan, Ketua Tim Wasev TMMD ke 105 meninjau langsung hasil sasaran fisik di Desa Dompyong dan Sumurup didampingi Komandan Satgas TMMD 105 Trenggalek, Letkol Inf. Dodik Novianto, Asisten I Sekda Trenggalek mewakili Bupati Trenggalek, Forkopimda dan beberapa OPD terkait.

Satu persatu sasaran fisik dikunjungi untuk dinilai kualitasnya oleh salah satu petinggi TNI ini.

“Yang saya lihat masalah medan memang berat, tanahnya juga tanah tidak labil, atau tanah keras,” ungkapnya.

Ditambahkan oleh Brigjen TNI Sucipto, “memang ada kekurangan-kekurangan, namun cuma sedikit saja. Itupun masih bisa dibenah, bukan kekurangan yang sifatnya fatal, seperti masih basah sudah di injak termasuk kurang-kurang sedikit dan bisa ditambahi,” imbuhnya.

“Secara keseluruhan bagus,” hal ini diungkapkan sampai dua kali oleh Wasev TMMD, menanadakan pelaksanaan TMMD di Kabupaten Trenggalek dilaksanakan cukup baik.

Saya lihat kerjanya, dengan situasi di pedalaman seperti ini sangat baik. Termasuk dari segi cor-coran saya lihat selintas bagus, lanjut Ketua Tim Wasev ini.

Memang ada saluran-saluran air, namun saya minta nanti pihak desa (kades) yang melanjutkan untuk penataan saluran air biar apa yang audah kita bangun ini bisa awet tidak tergerus longsor. Penataan saluran ini utamanya di depan depan rumah-rumah warga, tandasnya.

Budianto, Kades Sumurup saat menyambut salah satu petinggi TNI ini mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada satgas TMMD maupun TNI yang telah membangunkan jalan untuk rayatnya.

Menurutnya akses jalan yang telah dibangun memang sangat diharapkan oleh masyarakat.

Minimnya akses jalan membuat masyarakat di Dusun Nitri terisolir. Aktivitas keseharian cukup terbatas karena hanya bisa dilakukan dengan moda transportasi yang terbatas juga.

Dengan adanya jalan tentunya akan mempermudah aktivitas keseharian warga, sepertihalnya untuk mempermudah mengankut hasil pertanian dan perkebunan.(*)