HomeACEHAmbruknya Jembatan Buket Bata, Masyarakat Pedalaman Aceh Timur Titip Asa kepada Pemerintah...

Ambruknya Jembatan Buket Bata, Masyarakat Pedalaman Aceh Timur Titip Asa kepada Pemerintah Daerah

Kondisi Jembatan Buket Bata Akses Penghubung Dua Kecamatan

ACEH TIMUR, SMNNews.co.id – Bertahun-tahun menunggu janji yang tak pasti hingga sekarang jembatan penghubung dua Kecamatan yaitu Kecamatan Julok dan Kecamatan Pante Bidari, yang terletak di Desa Blang Glem dan Desa Buket Bata masih belum ada perhatian dari Pemerintah Aceh Timur. seakan Pemerintah mengabaikan asa masyarakat di pedalaman dimana jembatan tersebut merupakan akses utama sehari-hari masyarakat setempat dalam beraktivitas.

Ironisnya sudah puluhan kali Pemerintahan Desa dan masyarakat Buket Bata menyampaikan persoalan jembatan tersebut kepada sejumlah pihak mulai dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Pemerintah hingga pemberitaan di sejumlah media massa namun belum menuai hasil.

Informasi yang dihimpun dari masyarakat setempat akibat dari ambruknya jembatan tersebut mengakibatkan sejumlah anak sekolah harus libur, sebab akses lain ke sekolah harus menempuh jalan yang jauh. Bahkan jembatan tersebut sudah memakan korban terjatuh saat menyebrangi jembatan tersebut.

Camat Kecamatan Pante Bidari M. Jamil saat di konfirmasi mengatakan, terkait pesoalan jembatan tersebut dirinya sedang melakukan kordinasi dengan Pemerintah Daerah.

“Saya mengharapkan dukungan dari segala unsur pemangku kepentingan agar cepat terealisasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Buket Bata Zakaria memohon, agar pemerintah segera memperbaiki jembatan tersebut, adalah satu-satunya akses terdekat menuju sekolah dan menuju perkebunan warga dalam mencari rezeki.

Disisi lain, Abubakar yang akrap disapa (abu) selaku masyarakat setempat menyayangkan di negeri yang penuh dengan sumberdaya alam ini, belum lagi anggaran otsus yang sangat besar seakan kami dipedalaman seolah di anak tirikan.

“Kami tidak pernah meminta lebih kepada pemerintah hanya saja hak-hak dan kewajiban mereka sebagai pemerintah untuk menjamin keselamatan kami dipedalaman, seperti jembatan yang terletak di desa kami itu sudah sangat membahayakan dan sudah bertahun-tahun menunggu untuk diperbaiki namun tidak kunjung diperbaiki,” ujar Abu.

Imum Gampong Tgk. Fadli menambahkan, jembatan kita ini udah benar-benar parah.

“Jika tak kunjung diperbaiki maka, saya rasa akan ada korban kembali yang berjatuhan diakibatkan kayu yang lapuk dan besi yang mulai berpatahan akibat berkarat dimakan usia,” tuturnya.

Akibat ambruknya jembatan tersebut masyarakat pedalaman Aceh Timur menitipkan asa kepada DPR dan Pemerintah Daerah, supaya perbaikan jembatan segera terealisasi, mengingat akses ekonomi masyarakat terhambat dan juga terhambatnya anak-anak yang menuju ke sekolah untuk menimba ilmu. (hws)

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Kapolres Blitar Kota Pimpin Upacara Serah Terima Delapan Jabatan Polres Blitar Kota

KOTA BLITAR, SMNNews.co.id - Dalam dinas Kepolisian Republik Indonesia mutasi atau pindah tugas adalah hal yang biasa dimana sebagai bentuk apresiasi dan reward kepada...

Bupati Asahan Lepas Jama’ah Calon Haji Asal Kabupaten Asahan

ASAHAN, SMNNews.co.id - Bupati Asahan H. Surya, melepas keberangkatan Jama'ah Calon Haji Asal Kabupaten Asahan di Gedung Tahfidz Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran,...

Bupati Pasaman Sabar AS Turut Prihatin Atas Bencana Banjir di Sumbar

PASAMAN, SMNNews.co.id - Banjir bandang yang melanda tiga daerah di Sumatera Barat, Sabtu malam (11/05/24), yan mengakibatkan tiga daerah mengalami kerusakan sangat parah diantaranya Kabupaten Agam,...