Kampanye Debat Calon Walikota Blitar di Gelar Tanpa Suporter, Masyarakat Diimbau Nonton di Rumah

Pasangan calon dengan nomor urutnya di pemilihan Walikota Blitar 9 Desember 2020

Blitar, SMNnews.co.id – Debat pertama pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Blitar akan digelar dalam waktu dekat pada 21 Oktober mendatang. Debat perdana itu mengusung tema kesejahteraan sosial.

Komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM, Rangga Bisma mengatakan ada perubahan jadwal debat. Diberitakan sebelumnya debat hanya digelar 2 kali pada 21 Oktober dan 25 Oktober. Perubahan terbaru debat digelar 3 kali pada 21 Oktober, 10 November dan 24 November 2020.

Menurut Rangga, debat pertama 21 Oktober nanti bertema kesejahteraan sosial. Disitu nanti akan dimainkan isu-isu terkait pendidikan dan kesehatan dalam kaitannya peningkatan kesejahteraan sosial. Termasuk juga penanganan persoalan kesejahteraan di tengah pandemi Covid-19.

“Apalagi saat ini sedang covid-19 paslon harus mengungkapkan inovasi-inovasinya. Seperti apakah pembelajaran dan lain sebagainya, sesuai dengan visi-misi yang dikumpulkan ke KPU waktu pendaftaran,” ujarnya, Sabtu (17/10/2020)

Untuk debat kedua membawa tema tentang tata kelola birokrasi pemerintahan, sedang debat ketiga nanti membawa tema ekonomi menumbuhkan usaha rakyat seperti UMKM. Ketiga debat itu digelar di tempat yang sama Gedung Kesenian Aryo Blitar, dengan waktu 120 menit dimulai pukul 19.00.

Hanya saja debat itu tidak boleh dihadiri oleh pendukung paslon. Yang boleh masuk di acara debat itu hanya 15 orang saja terdiri dari dua paslon berjumlah 4 orang, dua tim paslon terdiri 4 orang, Bawaslu 2 orang dan Komisioner KPU 5 orang. Itu dilakukan agar debat yang digelar di tengah pandemi Covid-19 itu berjalan mematuhi protokol kesehatan.

“Jadi debat itu tidak ada pendukung yang menonton langsung di lokasi debat. Kami juga tidak menyediakan fasilitas nonton bareng di sekitar arena lokasi. Pada malam debat kita bersama kepolisian akan patroli mencegah mobilisasi massa ke lokasi debat,” terangnya.

Untuk itu dia meminta agar masyarakat cukup menonton debat calon walikota di rumah masing-masing. Karena debat akan disiarkan melalui siaran langsung di televisi swasta dan akun Youtube KPU Kota Blitar yang bisa ditonton secara streaming.

“Sebaiknya nonton di rumah saja. Nonton bareng boleh di posko-posko pendukung namun tetap harus jaga jarak dalam protokol kesehatan dan mengurus surat izin nonton bareng dari pihak kepolisian,” imbaunya.

Materi pertanyaan debat nantinya diberikan oleh panelis dari kalangan akademisi, tokoh masyarakat, dan tokoh professional di skala Jawa Timur. Saat debat nanti pertanyaan panelis akan dijawab oleh paslon bergantian nomor urut 1 Henry-Yasin dan paslon nomor urut 2 Santoso-Tjutjuk. Dan antar paslon saling menanggapi jawaban. (jon)