HomeBERITAAdib Zamhari, Waket Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar Mendadak Mundur

Adib Zamhari, Waket Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar Mendadak Mundur

Adib Zamhari, Bendahara DPC PKB Kabupaten Blitar dan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, enggan menyebut alasan mundur.

BLITAR, SMNNews.co.id – Secara mendadak, Wakil Ketua Komisi A DPRD Blitar, Adib Zamhari, mengajukan pengunduran diri. Tak tanggung-tanggung, Adib mundur sebagai anggota dewan dan juga mundur dari keanggotaan partainya selama ini, yakni Partai Kebangkitan Bangsa.

“Info itu benar. Saya ajukan pengunduran diri, mengenai alasannya, biarlah itu jadi urusan internal partai. Demi menjaga marwah partai, saya tidak membuka alasannya,” ujar Adib Zamhari, saat ditemui di kediamannya, Jumat (29/4/2022).

Menurut Adib Zamhari, bukanlah wataknya untuk membuka urusan internal partai menjadi konsumsi masyarakat umum.

“Karena ini bukan untuk kosumsi publik, biarlah ini khusus bagi internal PKB saja,” ungkapnya.

Langkah mengejutkan yang ditempuh Adib, tak urung membuat sejumlah kalangan DPRD penasaran. Namun, Adib yang juga menjabat sebagai Bendahara DPC PKB Kabupaten Blitar ini, tetap kukuh untuk tidak membuka penyebab dirinya mundur.

“Ada tiga alasan seorang anggota dewan berhenti. Yaitu karena meninggal dunia, mengundurkan diri atau diberhentikan. Saya mengambil opsi mundur,” tegasnya.

Secara tersirat, Adib Zamhari sedikit menyinggung tentang pergantian alat kelengkapan dewan do DPRD Kabupaten Blitar, turut mempengaruhi langkahnya.

Meski tidak membuka alasan secara rinci, Adib Zamhari, mengaku bahwa dia sempat berharap PKB akan mengayomi ranting-ranting dan menata barisan bawah.

“PKB di Kabupaten Blitar seharusnya bisa ngopeni dan bisa mengayomi ranting, namun kenyataanya tidak sesuai dengan harapan saya. Makanya, saya jadi korban tidak mengapa, saya harap PKB bisa lebih baik lagi, manajemennya ditata sampai bawah,” tegasnya.

Menurut Adib yang pernah berkecimpung di Ansor dan Banser NU ini, berpartai itu semestinya menjadi panggung perjuangan dan sosial, bukan sekadar panggung politik belaka.

“Saya mencari tempat berkiprah yang semestinya bisa jadi wadah sosial dan perjuangan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (Penulis: Bonaji)

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

DKP Jatim Bersama Dispertan dan Perikanan Kabupaten Madiun Sosialisasikan Alat Tangkap Ramah Lingkungan Nelayan Saradan

MADIUN, SMNNews.co.id – dalam upaya meningkatkan menjaga kelestarian sumber daya perikanan sekaligus juga meningkatkan kesejahteraan nelayan terus diperkuat. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur...

Pemkab Madiun Monitoring dan Supervisi APBDesa Bagi Aparatur Desa se-kecamatan Jiwan

MADIUN, SMNNews.co.id -Pemerintah Kabupaten Madiun terus berkomitmen memperkuat tata kelola keuangan desa guna memastikan pembangunan yang tepat sasaran. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Monitoring...

Sarasehan Aparatur Desa se-Kecamatan Dolopo, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik Melalui Digitalisasi

MADIUN, SMNNews.co.id – Bupati Madiun Hari Wuryanto menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pelayanan publik melalui digitalisasi dan penerapan tata kelola pemerintahan yang bersih. Penekanan itu disampaikan...