Bus Masuk Sungai, Dua Penumpang Tewas

Bus yang terjungkal ke sungai di Desa Jengrrik, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi, Rabu (03/4)

Ngawi, suaramedianasional.co.id – Dua penumpang bus Sugeng Rahayu tewas setelah bus tersebut masuk sungai berkedalaman sekitar 7 meter dalam keadaan terbalik. Selain itu, ada belasan penumpang lain yang terluka dan perlu perawatan di rumah sakit.

Bus Sugeng Rahayu jurusan Surabaya-Jogja, mengalami kecelakaan di Jl Raya Ngawi Solo tepatnya masuk Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, sekitar pukul 03.00 WIB Rabu dini hari (03/4). Bus yang dikemudikan Purwanto (50 thn) warga Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman Kota Madiun tersebut melaju kencang dari arah timur. Namun, sopir bus diduga mengantuk sehingga saat jalan menikung, pengemudi tidak waspada. Bus pun melaju oleng ke kiri (sisi selatan jalan) dan menabrak pagar pembatas jembatan sebelum akhirnya terjun ke sungai dalam keadaan terbalik.

Kejadian ini menyebabkan Liliek Larmining, warga Kejuron, Taman, Kota Madiun tewas seketika. Sementara penumpang lain bernama Nasrudin (5 thn) asal Desa Wirogomo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang akhirnya tewas dalam perawatan medis akibat luka berat di kepala. Kecelakaan tersebut juga menyebabkan 14 penumpang lainnya mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di RS At Tiin Ngawi.

Agus Yulianto, salah satu penumpang menyatakan, dia tak sadar sampai ada suara keras bus terjatuh dan segera mencari istrinya untuk berusaha keluar dari badan bus. “Tiba-tiba ada suara braak dan setelah menyadari bahwa ini kecelakaan, saya mencari istri saya untuk saya ajak berusaha keluar,” ungkapnya.

Sementara itu penumpang lain bernama Sunarti, kaget mengetahui bus masuk sungai dan setengah badan bus terendam air. “Saya sempat tenggelam di air sungai tapi ditolong suami saya,” ungkapnya.

Kapolsek Kedunggalar, AKP Sukisman, menyatakan, bus tersebut diduga jatuh ke sungai setelah sopir tak bisa mengendalikan lajunya di jalan yang menikung. “Kita data dan korban luka di bawa RS At Tiin sementara yang meninggal dibawa ke RSUD dr Soeroto,” ungkapya.

Rabu siang, evakuasi atas bus yang terjungkal masuk sungai ini dilakukan dengan alat berat. Bukan hanya menarik perhatian warga dan pengguna jalan, upaya mengangkat bus dari sungai itu juga sempat memacetkan jalan jurusan Solo-Ngawi dan sebaliknya.  (ari)