HomeBERITAMahfud MD Akui Hacker Bjorka Membocorkan Data Resmi Pejabat Pemerintah!

Mahfud MD Akui Hacker Bjorka Membocorkan Data Resmi Pejabat Pemerintah!

Mahfud MD (Sumber Foto : Google)

JAKARTA, SMNNews.co.id – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengakui peretas atau hacker Bjorka memang membobol data pejabat negara.

Ia mengaku mendapat laporan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) terkait pembobolan data tersebut.

Baca Juga : Tangkis Serangan Siber! BNI Perkuat Literasi dan Perlindungan Nasabah

“Saya pastikan bahwa itu memang terjadi, sudah dapat laporannya dari BSSN, kemudian dari analis deputi kerja saya,” kata Mahfud saat ditemui di Kantor Kemenko Polhukam, Senin (12/9/2022). Dikutip dari Kompas.com.

Namun, Mahfud mengatakan kebocoran data yang dilakukan Bjorka tidak kritis.

Menurutnya, data yang dibocorkan Bjorka merupakan data generik yang bisa diambil dari berbagai sumber data.

“Sebenarnya bukan data yang sebetulnya rahasia yang bisa diambil dari mana-mana cuma kebetulan sama,” papar Mahfud.

Meski data tersebut bukan data yang sangat sensitif, Mahfud mengatakan pemerintah sedang menyelidiki mengapa peretas dapat mencuri informasi pribadi pejabat.

Begitu juga dengan informasi terkait kasus Munir. Mahfud mengatakan, data yang diungkapkan Bjorka itu sebelumnya dimuat di media massa.

Baca Juga : Prof. Azra : Kualitas Demokrasi Indonesia Perlahan Menurun!

Karena kesamaan data, Mahfud menduga data yang diperoleh Bjorka kemungkinan berasal dari sumber terbuka.

“Itu sudah ada di koran tiap hari, ini jadi presiden itu, jadi menteri kan cuma itu-itu aja. Enggak ada yang rahasia negara kalau saya baca, sehingga itu bisa saja kebetulan sama dan kebetulan bukan rahasia juga, cuma dokumen biasa, tetapi itu memang terjadi,” papar Mahfud.

Sebagai informasi, Bjorka merilis data pribadi sejumlah pejabat akhir pekan lalu, yakni Ketua DPR RI Puan Maharani dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir.

Selain itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate juga menjadi korban, begitu pula Semuel Abrijani Pangerapan, Direktur Aplikasi Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika. (red)

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Antisipasi Pasca Teror di Mapolsek Astana Anyar, Polres Tulang Bawang Barat Perketat Penjagaan Mako

TULANG BAWANG BARAT, SMNNews.co.id – Polres Tulang Bawang Barat Polda Lampung memperketat pengamanan Mako Polres untuk mengantisipasi kemungkinan adanya Pelaku teror bom. "Sebagaimana penekanan dari Kapolda...

Bolo Dewan Menyapa, Pasuruan Bicara!

PASURUAN, SMNNews.co.id - Bentuk kedekatan dengan masyarakat di Kabupaten Pasuruan, DPRD Kabupaten Pasuruan mempunyai program "Bolo Dewan Menyapa, Pasuruan Bicara". Diskusi ini digelar di Jalan...

Jenguk Korban Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar, Kapolri : Tetap Semangat Lindungi Masyarakat

BANDUNG, SMNNews.co.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjenguk masyarakat dan personel polri yang menjadi korban peristiwa bom bunuh diri Mapolsek Astana Anyar di...