Mantan Kades Klitik Jumirin, Susul Ony-Antok, Daftar Bacabup ke Partai Nasdem

Mantan Kades Klitik, Jumirin, saat menyerahkan berkas pendaftaran ke DPD Partai Nasdem Kabupaten Ngawi

Ngawi, SMNNews.co.id – Penjaringan calon bupati dan wakil bupati DPD Partai Nasdem Ngawi makin ramai saja. Setelah sebelumnya pasangan Ony Anwar dan Dwi Rianto Jatmiko atau acap disebut sebagai Ony-Antok mendaftarkan diri pada Selasa siang, Rabu sore (16/10/019) formulir pendaftaran diserahkan oleh Jumirin, mantan Kepala Desa Klitik, Kecamatan Geneng.

Berbeda dengan Ony Anwar (saat ini menjabat Wakil Bupati Ngawi) dan Dwi Rianto Jatmiko atau acap disapa Antok (saat ini sebagai Ketua DPRD Ngawi)  yang mendaftar secara berpasangan, Jumirin mendaftarkan diri sebagai calon bupati tanpa membawa calon wakilnya. Dia mengaku menyerahkan penentuan wakil bupati sesuai keputusan partai. “Saya sendiri akan mendaftarkan diri ke partai mana saja yang melakukan penjaringan secara terbuka seperti yang dilakukan Partai Nasdem ini,” ungkapnya.

Jumirin mengaku telah menyusun visi misi yang akan mejadi pertimbangan partai dalam melakukan pembobotan. Dia mengaku siap dengan mekanisme partai dan akan membesarkan parpol manapun yang akan mengusungnya hingga bisa menjadi calon bupati Ngawi. Nasdem sendiri memiliki dua kursi di DPRD sehingga untuk mendaftarkan calon bupati masih membutuhkan koalisi karena yang disyaratkan adalah minimal 9 kursi. “Kami targetkan bisa membawa rekomendasi 30-35 persen parpol hingga sesuai persyaratan pendaftaran ke KPU,” ujar Jumirin.

Sedangkan hari Cahyono, Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Ngawi menegaskan, pihaknya membuka penjaringan untuk umum dan tanpa mahar. Dia juga mengaku selain pasangan Ony-Antok dan Jumirin yang sudah mengembalikan formulir pendaftaran, juga ada mantan Ketua KPU Ngawi, Syamsul Wathoni, yag mengambil formulir ke Partai Nasdem. “Namun yang sudah mengembalikan formulir memang pasangan Pak Ony dan Pak Antok pada Selasa lalu, serta Pak Jumirin pada hari ini,” ungkapnya.

Pendaftaran calon bupati-wakil bupati Ngawi masa jabatan 2019-2025 di KPU diperkirakan sekir Maret tahun depan, sedangkan persyaratan mengenai calon non partai atau calon independen, mulai dilakukan sejak Oktober tahun ini. (ari)