HomeADVERTORIALDirjenbun dan DKPP Kabupaten Blitar Kunjungi Lahan Percepatan Tanam Melalui Pompanisasi di...

Dirjenbun dan DKPP Kabupaten Blitar Kunjungi Lahan Percepatan Tanam Melalui Pompanisasi di Kecamatan Sutojayan

Dirjenbun bersama DKPP Kabupaten Blitar serta Sekda Kabupaten Blitar saat mengunjungi lahan untuk ketahanan pangan di Kabupaten Blitar.

BLITAR, SMNNews.co.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar bersama Direktur Jendral Perkebunan (Dirjenbun) kunjungi Lahan percepatan tanam melalui pompanisasi di Kecamatan Sutojayan. Kamis, (25/04/2024) pagi.

Kunjungan tersebut dilaksanakan pada pagi hari pukul 08.00-10.00 dengan maksud melihat langsung pemanfaatan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) berupa pompa air yang merupakan bantuan dari Kementan RI.

Ikut mendampingi giat tersebut, DKPP dan Dirjenbun, Sekda Kabupaten Blitar Izzul Marom, beserta jajaran, TNI Kodim 0808/Blitar, Penyuluh Pertanian se-Kabupaten Blitar.

Dalam rangka antisipasi darurat pangan nasional maka perlu adanya Penambahan Areal Tanam (PAT) dan Peningkatan Indeks Pertanaman (PIP) sehingga diharapkan produksi padi nasional akan mampu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Blitar.

Kepala Bidang (Kabid) Sarana Ketahanan Pangan dan Hortikultura DKPP Kabupaten Blitar, Hikma Wahyudi menjelaskan bahwa untuk bisa memenuhi produksi padi tersebut melalui PAT dan PIP diharapkan petani bisa menanam padi lebih dari satu kali dalam setahun di lahan yang sediakan ini.

Dirjenbun didampingi DKPP Kabupaten Blitar serta Sekda Kabupaten Blitar saat diwawancarai awak media.

“Setelah kami melakukan kunjungan untuk pendampingan dan evaluasi, kami menemukan salah satu masalah yang menjadi alasan petani padi tidak bisa menanam padi lebih dari satu kali, yakni permasalahan air. Untuk itu bantuan berupa pompa ini sangat dibutuhkan oleh mereka,” jelas Hikma.

Lebih lanjut, Hikma juga menjelaskan, bahwa Kabupaten Blitar ikut serta mensukseskan Program Pemerintah tersebut. Diawali dengan survey potensi di wilayah Kabupaten Blitar yang bisa memungkinkan untuk PAT dan PIP.

“Untuk tahap awal sudah ada 46 poktan yang siap melaksanakan program tersebut dengan mendapatkan fasilitas alat dan mesin pertanian berupa pompa air sebanyak 23 unit dengan berbagai ukuran, dan disusul oleh kegiatan irigasi perpompaan untuk 23 poktan,” ungkap Hikma.

Hikma juga menuturkan, bahwa tempat yang dikunjungi terdapat hamparan lahan seluas 265 hektare dan baru saja selesai panen padi untuk masuk ke musim tanam berikutnya. Tetapi ketersediaan air terbatas, sehingga perlu bantuan pompanisasi untuk memulai tanam berikutnya.

“Hari ini ada fasilitas 3 unit pompa air yang sudah disalurkan dan mulai dioperasionalkan, sehingga petani sudah bisa memulai tanam padi dari pagi ini,” pungkas Hikma. (adv/bonaji)

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Dominasi Disdik Asahan di PORKAB KORPRI 2026, Keluar Sebagai Juara Umum

ASAHAN, SMNNews.co.id - Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan mencatatkan prestasi membanggakan pada gelaran Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) KORPRI Asahan Tahun 2026 dengan meraih Juara Umum. Kepastian...

Tertibkan Administrasi Dana BOS, Disdik Asahan Gelar Sosialisasi ARKAS 4.30 Jenjang SD

ASAHAN, SMNNews.co.id - Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) Versi 4.30 untuk Jenjang Sekolah Dasar. Kegiatan...

Wapres Gibran Dorong Santri Kuasai AI dan Robotik untuk Hadapi Tantangan Digital

PASURUAN, SMNNews.co.id - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau pelatihan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dan robotik bagi para santri di Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah...