HomeBERITAPunya Riwayat ODR, Warga Tambakromo Kecamatan Geneng Dimakamkan dengan Prosedur Covid-19

Punya Riwayat ODR, Warga Tambakromo Kecamatan Geneng Dimakamkan dengan Prosedur Covid-19

Pemakaman ODR di Desa Tambakromo, Geneng, memakai prosedur penanganan Covid-19, Rabu (29/04/2020)

NGAWI, SMNNews.co.id – Seorang warga Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng dimakamkan dengan prosedur (SOP) penanganan Covid-19, Rabu dini hari pukul 03.25 WIB, di pemakaman umum setempat.

Almarhum adalah seorang pria usia 51 tahun, dengan riwayat sebagai orang dengan resiko (ODR), dan memiliki penyakit diabetes. Riwayat dari korban, pada tanggal 25 Maret yang bersangkutan datang dari Gowa, Provinsi Sulsel, dan menjalani isolasi mandiri sampai 7 April 2020.

Namun tanggal 17 April dia ke Jogja tanpa sepengetahuan Satgas Covid-19 setempat, dan tiba kembali pada 23 April 2020. Sempat berada di Tambakromo selama lima hari, pada Selasa malam 28 April sekitar pukul 19.00 WIB, pria tersebut meninggal.

Riwayat menjadi ODR membuat jenazah dimandikan di RSUD dr Soeroto, Ngawi dan dilanjutkan pemakaman di Tambakromo.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 yang juga Bupati Ngawi, Budi Sulistyono, menyatakan, ODR masih harus di-swab dan menunggu hasilnya.

Meskipun swab belum tentu positif Covid-19, namun bila orang tersebut meninggal sebelum hasil tes keluar, memang pemakamannya memakai prosedur penanganan seperti pasien positif terjangkit Corona.

“Daripada nantinya benar positif hasil tesnya, lebih baik menjaga dengan penerapan prosedur Covid-19,” ungkap Kanang, sapaan akrabnya.

Kanang juga mengingatkan agar semua warga menjaga kesehatan. Warga diminta patuh menjaga jarak, tidak keluar rumah kecuali sangat perlu dan wajib bermasker. Mereka yang memiliki penyakit lain juga harus lebih ekstra hati-hati.

“Bila memiliki penyakit penyerta akan lebih parah jika terinfeksi virus Corona ini,” katanya.

Kades Tambakromo, Muh. Suhadi, membenarkan adanya pemakaman warganya yang termasuk ODR tersebut. Pemakaman dihadiri kepala dusun dan kepala desa, Satgas Covid-19 desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan petugas yang memakamkan.

Akibat kejadian tersebut, Rabu siang diadakan tes pada keluarga dan orang yang pernah bersinggungan dengan korban oleh petugas kesehatan. (ari)

ARTIKEL LAINYA

BERITA LAINYA

Tinjau Wilayah Akibat Banjir, Bupati Pasaman Sabar AS: Perlu Aksi Secepatnya!

PASAMAN, SMNNews.co.id - Dampak banjir yang melanda wilayah Pasaman beberapa daerah Pasaman, menyisakan banyaknya rusak sarana dan prasarana dibeberapa tempat, Seperti halnya yang dirasakan...

Cak Imin Berpesan Jangan Ada Abuse of Power di Pilkada 2024, Relawan Kompak: Ini Sudah Terjadi di Kota Malang!

SURABAYA, SMNNews.co.id - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menemui bakal calon kepala daerah (bacakada) di Surabaya, Jawa Timur (Jatim). Diacara ini, Cak...

Kiprah Produser dan Promotor Muda Jawa Timur Membangun Sportaiment

SURABAYA, SMNNews.co.id - Gerak dan terobosan baru dua anak muda ini layak di acungi jempol, setelah lama tak terdengar kabar di dunia tinju profesional,...