HomeBERITAKomisi III DPRD Kabupaten Blitar Sidak Pembangunan Gedung ICU RSUD Wlingi, Ada...

Komisi III DPRD Kabupaten Blitar Sidak Pembangunan Gedung ICU RSUD Wlingi, Ada Temuan Cor Beton Retak

Komisi III DPRD Kabupaten Blitar saat melaksanakan sidak Pembangunan Gedung ICU RSUD Wlingi

BLITAR, SMNNewws.co.id – Akibat Direktur pembangunan proyek yang bermasalah dengan hukum, pembangunan ruang ICU RSUD Ngudi Waluyo Wlingi yang menelan biaya Rp 27 milyar, hingga kini pembangunannya belum selesai dan terlambat lebih dari 30 persen.

Padahal, proyek andalan Bupati Blitar ini ditargetkan selesai Desember 2023 ini. Melihat faktor teknis pekerjaannya yang tidak profesional, banyak pihak yang memprediksi proyek ini tak akan selesai tepat waktu, hal ini disampaikan Sugianto, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar saat melakukan sidak ketiga pembangunan rumah sakit, Rabu (20/09/2023).

“Terlambatnya sudah lebih dari 30 persen, menurut kami diputus kontrak saja. Sudah progresnya lambat, hasilnya kurang memuaskan, dan jumlah tenaga kerjanya sangat kurang, sekali lagi, ini layak diputus kontrak,” ujarnya.

Dirinya pun menyebut, Komisi III berencana akan memanggil pihak RSUD Ngudi Waluyo dan pihak terkait, untuk membahas hal ini. Dewan juga meminta dokumen kontrak pada rumah sakit untuk dipelajari, sebagai bahan pertimbangan rekomendasi pemutusan kontrak.

“Kami akan panggil semuanya, baik dari pihak rumah sakit dan semua pihak yang terlibat. Kami juga akan meminta dokumen kontraknya untuk kami pelajari sebagai pertimbangan rekomendasi pemutusan kontrak,” ucap Sugianto.

Sebenarnya Komisi III sudah minta dokumen kontraknya kepada pihak rumah sakit, namun dokumen yang diperlukan itu tak kunjung diberikan.

“Ini bukan hanya proyek strategis, ini proyek strategis nomor satu di Kabupaten Blitar. Dari awal kami minta dokumen kontraknya, hingga kini tak kunjung diberikan. Ini ada apa? progresnya pun parah. Tadi kami sampaikan, kalau memang tidak kunjung diberikan, kami akan keluarkan rekomendasi pemutusan kontrak,” tegasnya.

Dalam sidak ini, untuk kesekian kalinya para anggota Komisi III dibuat geram dengan progres pembangunan dan perilaku pihak pelaksana di lapangan.

“Sudah jelas-jelas salah, tapi masih ngeyel, perwakilan kontraktor di lapangannya tidak bisa menjawab dan menjelaskan,” kata salah satu Anggota Komisi III, Sunarto.

Komisi III DPRD Kabupaten Blitar saat melaksanakan sidak Pembangunan Gedung ICU RSUD Wlingi

Komentar pedaspun juga datang dari Anggota Komisi III yang lain yakni M Andika S. Secara teknis ia membeberkan, tak ada progres yang signifikan dalam proyek ini. Tak tangung-tanggung, iya menyebut bentuk fisik pengerjaan tidak simetris secara keseluruhan. Bahkan, ditemukan beberapa retakan yang ada dalam struktur bangunan.

“Seperti kolomnya yang bawah bagus, yang atas mengerucut. Tenaga kerjanya juga sekitar 59, untuk bisa tepat waktu butuh dua kali lipat dan untuk  pengecorannya pun dibagi jadi dua step, akibatnya ada sambungan yang berujung pada retakan-retakan di sambungan. Bahkan ada beberapa yang retak strukturnya,” jelasnya.

Selain Komisi III, sidak ini juga diikuti oleh Ormas Gerakan Anak Nasionalis (Gannas). Mereka juga turut mengawal jalannya pembangunan sekaligus memastikan tak ada penyelewengan di proyek ini.

“Bukannya membaik, tapi malah progresnya semakin hari semakin hancur. Ini bisa dilihat sendiri, banyak retakan-retakan yang hanya dipoles saja. Sebenarnya kita cek tembus sampai atas. Sampai tadi di dalam ada celetukan ‘ada yang spanyol’, artinya separo nyolong,” ungkap Ketua Umum Ormas Gannas, Joko Wiyono.

Merekapun dengan tegas akan mendesak DPRD untuk benar-benar memanggil pihak RSUD dan pihak terkait.

“Kami minta segera, panggil semua. Mulai dari RSUD, kontraktor, pejabat pembuat komitmennya, dan dinas terkait,” tegas Joko.

Tanpa ragu dirinyapun mengatakan, bahwa kecacatan dalam struktur pengerjaan tak bisa diperbaiki.

“Mana bisa, kalau yang retak dibikin rapi pun, tampaknya bagus tapi efeknya pada bangunan. Karena ini empat lantai, retakannya di lantai satu. Kalau penyangganya saja seperti ini bagaimana yang atas nanti,” pungkasnya. (bon)

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Diduga Karena Sakit, Seorang Penghuni Kost di Pamekasan Ditemukan Meninggal Dunia

PAMEKASAN, SMNNews.co.id - Kapolsek Pademawu mendatangi TKP orang meninggal di kamar kost, Ds. Buddagan Kec. Pademawu, Selasa (28/05/2024) malam. "Berdasarkan informasi dari masyarakat pukul 18.00...

Bupati Blitar Berangkatkan Calon Jamaah Haji Kabupaten Blitar Tahun 2024

BLITAR, SMNNews.co.id - Bupati Blitar Rini Syarifah memberangkatkan Calon Jamaah Haji Kabupaten Blitar Tahun 2024, Rabu (29/05/2024). Turut hadir dalam acara itu, Forkopimda, Kepala Kantor...

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blitar Agenda PU Fraksi Tanggapi Raperda Pertanggungjawaban APBD 2023

BLITAR, SMNNews.co.id - Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Blitar menanggapi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2023. Tanggapan itu mengemuka...