Perumda Tirta Kanjuruhan Bantu Instalasi Air Bersih di TPST Pakisaji

 

Kegiatan Gema Desa dengan memberi sarana air bersih di TPST Pakisaji, Selasa (19/3)

Malang, suaramedianasional.co.id – Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Pakisaji mendapatkan bantuan sarana dan prasarana air bersih dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang. Bantuan tersebut berupa pemasangan instalasi sambungan gratis ke rumah warga setempat.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wabup Malang, Sanusi dengan disaksikan Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, Syamsul Hadi, kepada warga setempat dalam rangkaian kegiatan Gema Desa, Selasa (19/3).

Bantuan sarana pra sarana air bersih dari Perumda Tirta Kanjuruhan ini juga dipicu keprihatinan karena komunitas pemulung dan pemilah sampah di sekitar TPST Paskisaji lebih sering menggunakan air sungai untuk menunjang kebutuhan mereka. “Bantuan yang diberikan  ini juga sejalan dengan program Gema Desa yang dicanangkan Pemkab Malang, ” ungkap Sanusi, Wabup Malang.

Wabup Malang Sanusi dalam rangkaian kegiatan Gema Desa di Desa/Kecamatan Pakisaji.

Sanusi berharap langkah Pemkab bersama perusahaan tersebut dapat membantu para pekerja di TPST Pakisaji dalam pemenuhan kebutuhan air mereka. “Semoga bisa teratasi kebutuhan air bersihnya dan berguna baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun dalam menunjang kegiatan ekonomi warga di sekitar TPST ini, misalnya saat memilah sampah,” harapnya.

Selama ini, kendala terbesar yang dialami warga sekitar TPST Pakisaji dalam berlangganan  air minum adalah memasang instalasi rumah yang biayanya mereka anggap mahal. Hal inilah yang dibantu Pemkab bersama Perumda Tirta Kanjuruhan dengan memasang sambungan gratis ke rumah warga agar terjangkau layanan air bersih. “Kami pasang instalasi perpipaan gratis sejauh 750 meter, jadi biaya pemasangan gratis namun biaya pelanggan ya dikenakan pembayaran per bulan seperti lainnya,” kata Syamsul Hadi, Dirut Perumda Tirta Kanjuruhan.

Bagi para pekerja dan warga di sekitar TPST sendiri kebutuhan air bersih termasuk hal mendesak bukan hanya dalam pemenuhan kebutuhan rumah tangga namun juga dalam berkegiatan ekonomi. “Kami butuh air untuk mencuci barang hasil pungutan sampah, kalau bersih bisa meningkat harganya. Selain itu juga untuk keperluan rumah tangga,” ungkap Siswandi, salah satu pekerja di TPST Pakisaji.

Warga mengaku senang dan berterimakasih atas bantuan instalasi gratis ke rumah-rumah mereka dan berharap hal itu bisa meningkatkan derajat kesehatan dan menunjang ekonomi. (yop)