HomeBERITASejumlah Proyek Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Diduga Bermasalah

Sejumlah Proyek Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Diduga Bermasalah

Foto salah satu proyek Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang

BANTEN, SMNNews.co.id – Berdasarkan hasil penelusuran LSM Bersama Peduli Pendidikan Bangsa (BPP), sejumlah proyek Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, Diduga bermasalah. Diketahui sumber dana  proyek bermasalah tersebut merupakan beban dari APBD Kabupaten Tangerang tahun 2023.

Ketua LSM BPPB, Tolopan Manurung mengatakan, dari hasil temuannya, patut diduga banyak proyek Kecamatan Kelapa Dua terjadi penyimpangan diantaranya tidak sesuai Spesifikasi Teknis, menyimpang dari Rencana Anggaran Biaya (RAB), terjadi pengurangan volume sehingga terindikasi merugikan keuangan negara.

“Saya telah melakukan investigasi di beberapa titik proyek yang ditangani oleh pihak Kecamatan Kelapa Dua. Secara kasat mata terlihat banyak dugaan penyimpangan yang mengakibatkan kualitas proyek tidak sesuai ketentuan,” kata Tolopan Manurung, Rabu (6/9/2023).

Misalnya, ujar Tolopan, renovasi Balai Warga RT 04/RW 28 Dasana Indah Blok UD 9/10 Bojong Nangka, menurutnya proyek ini seperti proyek siluman karena tidak ditemukan papapan proyeknya sehingga tidak diketahui nilai proyeknya dan pelaksananya.

“Yang saya lihat tulangan besinya, menggunakan besi bekas dan sudah karatan. Demikian juga hebelnya tidak sesuai aturan,” ungkap Tolopan.

Proyek lainnya yang diduga menyimpang ialah ‘Perbaikan Saluran Air U-Ditch Jalan Kano RT. 001 RW 07 Kelurahan Kelapa Dua’ yang dikerjakan oleh CV. Nuansa Alam senilai Rp 149.550.000.

Selain diduga menggunakan Udith yang sudah pecah, pemasangan Udith juga tidak memakai urugan pasir sebagai lantai kerja, akibatnya kedudukan Udith tidak akan stabil. Parahnya lagi, pemasangan Udith dilakukan dalam genangan air tanpa adanya pengurasan.

Tolopan mengatakan dari sekian titik kegiatan yang ditangani oleh pihak Kecamatan Kelapa Dua, terdapat delapan titik yang berhasil ditelusuri oleh lembaganya dan hampir dapat dipastikannya semuanya bermasalah.

Sementara itu menurut Kasi Ekbang Kecamatan Kelapa Dua, Avi Maw Fitri, dirinya belum bisa memastikan apakah sejumlah proyek bermasalah tersebut ditangani langsung oleh pihaknya.

Sebab, kata Avi, bahwa ada sebagian proyek-proyek Kecamatan Kelapa Dua tersebut juga ditangani oleh pihak Kelurahan. Jadi untuk memastikannya pihaknya harus memeriksa data-datanya.

Namun lebih jauh Avi juga mengakui, semua proyek yang ditangani oleh pihak Kecamatan Kelapa Dua adalah murni proyek Aspirasi alias jatah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang.

“Sudah dua tahun ini sejak tahun 2022 dan 2023 kita tidak ada proyek Kecamatan. Semua proyek Pokir Dewan. Kita hanya mengawasi dan pihak pelaksananyapun tetap dari pihak Dewan,” tegas Avi, Rabu (6/9/2023). (p. tampubolon)

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Laksanakan Groundbreaking Pembangunan Gedung Baru 8 Lantai

BLITAR, SMNNews.co.id - RSUD Ngudi Waluyo Wlingi melaksanakan Groundbreaking Pembangunan Gedung Baru 8 Lantai untuk meningkatkan pelayanan yang lebih unggul, Senin (22/04/2024). Direktur RSUD Ngudi...

Bupati Blitar Hadiri Groundbreaking Pembangunan Gedung Rawat Inap 8 Lantai RSUD Ngudi Waluyo Wlingi

BLITAR, SMNNews.co.id - Bupati Blitar Rini Syarifah menghadiri acara Groundbreaking dimulainya pembangunan gedung rawat Inap 8 lantai RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Senin (22/04/2024). Turut Hadir...

PSHT Cabang Blitar Gelar Halal Bihalal di BUMDES Desa Karangsono

BLITAR, SMNNews.co.id - Persaudaraan Setia Hati terate (PSHT) cabang Kabupaten Blitar bertekad untuk terus melahirkan pesilat-pesilat handal yang mengutamakan persaudaraan dan melestarikan ajaran budi luhur. Hal...