Viral, Video Perkelahian Guru dan Murid

Baku hantam tersebut terjadi diruang kelas dan dihadapan para siswa lain.
Bojonegoro, suaramedianasional.co id –  Viralnya video perkelahian antara siswa dan guru di salah satu SMA di Bojonegoro, membuat dunia pendidikan di Bojonegoro tercoreng. Pasalnya baku hantam tersebut terjadi diruang kelas dan dihadapan para siswa lain. Meski begitu, permasalahan itu, kini sudah berakhir damai bahkan kedua belah pihak telah saling memaafkan.
Tempat kejadian tersebut, adalah sebuah SMK negeri di Bojonegoro. Kepala SMKN bersangkuta   membenarkan ada perselisihan oknum guru dan siswa tersebut.
Kepala SMKN bersama Muhadi menyatakan, pihak sekolah telah memanggil orang tua siswa dan guru bersangkutan.  Setelah dipertemukan, permasalahan itu disepakati berakhir damai. “Saat ini, masalah itu sudah selesai,” terang Muhadi.
Menurut Muhadi, kejadian itu bermula kala siswa bersangkutan itu beberapa kali tidak mengikuti kegiatan ekstrakulikuler Pramuka, padahal kegiatan itu sudah mau berakhir.
Sebelum kegiatan ekstra tersebut dilangsungkan ada kesepakatan bahwa bilamana ada siswa yang tidak ikut kegiatan ekstra itu, ada hukuman yakni potong rambut.
“Jadi, mungkin saat karena itulah guru mencoba mengingatkan siswa itu, mungkin karena ditegur itu di hadapan  siswa lain, akhirnya, siswa itu langsung bereaksi dan akhirnya terjadi baku hantam seperti yang ada video yang menyebar,” Ujar Muhadi.
Saat disinggung terkait kejadian itu, apakah ada sanksi baik untuk guru maupun siswa? Muhadi enggan berkomentar lebih jauh, pasalnya perihal masalah itu sudah rampung dan untuk sanksinya masih dibicarakan dengan pihak Cabdindik Provinsi Jatim Wilayah Bojonegoro-Tuban.
“Sanksi masih dibicarakan dengan Dindik,” tegas Muhadi.
Sekadar infomasi, perkelahian antara siswa dan guru SMK itu terjadi pada hari jumat (29/4/2019) lalu, bahkan saat kejadian itu ada siswa yang yang merekamnya.
Atas insiden itu, pihak sekolah juga sudah memanggil orang tua siswa yang terlibat perkelahian dengan guru maupun orang tua siswa yang merekam video aksi kekerasan tersebut. (ping)