Walikota Probolinggo Lounching BNPT Di Kecamatan Kanigaran

Wali Kota Hadi Zainal Abidin dan Wakil Wali Kota Soubis Subri serta Kepala Dinsos Zainullah dan kepala OPD terkait saat menyasikan penggesekan kartu BPNT .

Probolinggo, suaramedianasional.co.id – Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin bersama Wakil Wali Kota Soubis Subri hari ini (6/3) melounching Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) di kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Hadi Zainal Abidin, Wakil Wali Kota Soubis Subri, Kepala Dinsos Zainullah, Kepala OPDterkait, Muspika, Lurah, serta para penerima BNPT.
Kepala Dinas Sosial Zainulloh melaporkan bahwa kemiskinan merupakan permasalahan yang kompleks dan multidimensional yang membutuhkan penanganan lintas sektoral dari berbagai pihak baik Pemerintah maupun unsur masyarakat. Dalam hal ini, Kementrian Sosial merupakan salah satu lembaga pemerintah yang diamanahkan untuk menangani permasalahan kemiskinan.“Untuk pemenuhan program percepatan penurunan angka kemiskinan yang ada di Kota Probolinggo. Dan, mengurangi beban pengeluaran Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui pemenuhan gizi yang seimbang kepada KPM,” ujarnya.
Zainullah juga menjelaskan bahwa penerima BPNT di Kecamatan Kanigaran sebanyak 500 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan rincian penerima KPM dari dana Anggaran Pengeluaran Belanja Daerah (APBD) sebanyak 200 KPM, sedangkan bantuan yang bersumber dari dana Anggaran Pengeluaran Belanja Negara (APBN) sebanyak 300 KPM. Total penerima KPM di Kota Probolinggo yang bersumber dari dana APBD sebanyak 1300 KPM, untuk KPM yang bersumber dari dana APBN sebanyak 12.465 KPM.
Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin dalam sambutannya mengatakan BPNT adalah bantuan sosial dalam bentuk non tunai dari Pemerintah yang diberikan kepada KPM setiap bulannya selama tahun 2019. Manfaat program BPNT sebagai perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan, meningkatkan transaksi non tunai dalam agenda Gerakan Nasional Non Tunai (GNTT) serta meningkatnya pertumbuhan ekonomi di daerah.
Penerima KPM mendapatkan bantuan sebesar Rp. 110.000 yang berupa beras 10 Kg dan telur 1 Kg. “Semoga nantinya, semua program bantuan sosial bisa berjalan sesuai harapan, tepat sasaran serta bermanfaat untuk semuanya,” harapnya.
Lebih lanjut Wali Kota mengatakan bahwa pemerintah Kota Probolinggo akan selalu memperhatikan dan membatu apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Diinformasikan juga oleh Wali Kota bahwa dalam kebijakan kepemimpinannya lima tahun kedepan, yang menjadi kebutuhan masyarakat yaitu akan dibangun Rumah Sakit baru dan akan disediakan satu Unit mobil Ambulance untuk satu kelurahan .”Saya bersama wakil yang diberikan amanah, ini merupakan pengabdian kepada warga Kota Probolinggo .” terangnya
Wali Kota juga berpesan untuk yang menerima Kartu Keluarga Sejahtera dan Kartu BPNT jangan dipindah tangankan kepada orang lain .
Kegiatan tersebut diakhiri dengan Wali Kota Probolinggo dan Wakil Wali Kota, Subri yang menyaksikan penggesekan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan BPNT serta menyerahkan secara simbolis BPNT berupa beras, telur, Kartu BPNT dan KKS. (edy)